Tampilkan postingan dengan label Satgas 115. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Satgas 115. Tampilkan semua postingan

14 Oktober, 2019

KKP perkuat kolaborasi dengan Interpol atasi pencurian ikan


Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah) dalam acara Regional Investigative and Analytical Case Meeting (RIACM), yang digelar bersama-sama dengan Interpol, di Kantor KKP, Jakarta, Senin (14/10/2019). ANTARA/M Razi Rahman

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kolaborasi dengan Interpol dalam rangka mengatasi "illegal fishing" atau penangkapan ikan secara ilegal yang telah merambah banyak kawasan perairan di berbagai negara.

"Pada tanggal 13-15 Oktober ini, Satgas 115 dan Interpol bersama-sama menyelenggarakan Regional Investigative and Analytical Case Meeting (RIACM)," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Kantor KKP, Jakarta, Senin.


Menurut dia, pertemuan regional tersebut adalah pertemuan antara sesama aparat penegak hukum baik di dalam negeri maupun dengan unsur dari internasional dalam rangka membahas berbagai kasus-kasus tertentu.

Menteri Susi juga menyatakan bahwa RIACM bersifat sangat penting karena menghubungkan berbagai pihak penegakan hukum lintas negara serta bertindak seperti tindakan kolaborasi legal bersama.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI juga mengungkapkan bahwa ini kali kedua pihaknya bersama-sama Interpol mengadakan pertemuan serupa. Pertemuan pertama telah digelar pada Juli 2019 lalu.


Pada pertemuan kali ini, ujar dia, kasus yang dibahas adalah mengenai penangkapan kapal ikan STS-50 dan MV Nika, yang juga mengundang sejumlah perwakilan negara lainnya seperti Amerika Serikat, Australia, Korea Selatan, dan Panama.


Susi Pudjiastuti juga mengutarakan harapannya agar berbagai negara juga bisa menegakkan penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas penangkapan ikan ilegal yang terjadi di perairan negara mereka, sebagaimana telah dilakukan Indonesia selama ini.

Sebelumnya, Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) mendukung upaya Kejaksaan Agung dalam melaksanakan eksekusi putusan pengadilan dengan memusnahkan 21 kapal ikan asing ilegal di Kalimantan Barat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang juga menjabat sebagai Komandan Satgas 115 itu menyatakan bahwa pemusnahan barang bukti kapal pelaku illegal fishing dilakukan tidak hanya dalam rangka melaksanakan amanah undang-undang perikanan, tetapi juga mengamankan visi misi Presiden Jokowi untuk menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.


Pemusnahan sebanyak 21 kapal itu terdiri atas sebanyak 18 Kapal Perikanan Asing (KIA) ilegal yang terdiri dari 16 kapal berbendera Vietnam dan 2 kapal berbendera Malaysia dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (6/10).


Sedangkan 3 kapal lainnya telah dimusnahkan di Sambas pada 4 Oktober 2019, juga dengan cara dihancurkan dan mesinnya ditenggelamkan. Hal ini karena ketiga kapal asing berbendera Vietnam tersebut sudah rusak, sehingga tidak memungkinkan untuk ditenggelamkan.


Pemusnahan 21 kapal ini merupakan rangkaian dari rencana pemusnahan 42 kapal ikan ilegal yang dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap dari lembaga peradilan. Adapun kapal lainnya rencananya akan di musnahkan secara serentak pada tanggal 7 Oktober 2019 yakni Belawan 6 kapal, Batam 6 kapal, dan Natuna 7 kapal.


Dengan dimusnahkannya 21 kapal ini, maka jumlah kapal barang bukti tindak pidana perikanan yang sudah dimusnahkan sejak bulan Oktober 2014 sampai dengan saat ini bertambah menjadi 556 kapal.


Jumlah tersebut terdiri dari 321 kapal berbendera Vietnam, 91 kapal Filipina, 87 kapal Malaysia, 24 kapal Thailand, Papua Nugini 2 kapal, RRT 3 kapal, Nigeria 1 kapal, Belize 1 kapal, dan Indonesia 26 kapal.

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Budi Suyanto

https://www.antaranews.com/berita/1111288/kkp-perkuat-kolaborasi-dengan-interpol-atasi-pencurian-ikan


Untuk kebutuhan Air Minum yang menyehatkan  coba konsumsi Air Izaura Air yang terbukti dapat membantu proses penyembuhan Kegemukan, Migran, Alergi, Sakit Maag, ASam Urat, Nyeri Sendi, Sambelit, Sakit Pinggang, Osteiporosis, Reumatk, Kanker, Vertigo, Ashma, Brinchitis, Darah Tinggi, Kencing Batu, Kolestrol, DIABetes, Jantung, Darah Rendah, Jerawat', WAsir dan Batu Ginzal. Dan menghilangkan racun dalam tubuh.
Mau Sehat dan Menyehatkan Minum Air Izaura
 Mau Meraih Penghasilan Besar, Membantu Kesehatan Semua Orang dan Memiliki Bisnis Yang Mudah Anda Jalankan dengan Modal 350 ribu s.d 500 ribu.
Berminat Hub Mukhtar, A.Pi  HP. 081342791003  
 
Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempat 
 Kos Putri Salsabilla Kendari
 Hub 081342791003
Berminat Hub 081342791003 
Miliki Kavling tanah di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di 
GRIYA GODO PERMAI
Investasi Kavling Tanah Perumahan di Griya Godo Permai yang merupakan Daerah Pengembangan Ibu Kota Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Jarak hanya + 1 Kilo meter dari Kantor Bupati Kab. Bima dan dari jalan utama hanya + 500 Meter.

Berminat Hub 081342791003 
READ MORE - KKP perkuat kolaborasi dengan Interpol atasi pencurian ikan

20 September, 2019

Menteri Susi ingin Satgas 115 tetap berlanjut

Menteri Susi ingin Satgas 115 tetap berlanjut
ILUSTRASI. Menteri Susi Pudjiastuti menunjukkan barang bukti benih lobster yang berhasil diamankan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti berharap Satuan Tugas (Satgas) 115 tetap berlanjut dalam pemerintahan berikutnya.
Hal tersebut disampaikan saat membuka rapat koordinasi nasional satgas pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal.
"Ini adalah rakornas terakhir untuk periode pemerintahan Bapak Joko Widodo tahun 2014 - 2019. Saya berharap ini bukan rakornas terakhir untuk satgas 115," ujar Susi, Selasa (17/9).

Susi mengatakan, Satgas 115 merupakan satgas pertama yang dibentuk presiden untuk menanggulangi Ilegal, Unreported and Unregulated Fishing.
Satgas 115 dibentuk sejak Oktober 2015 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2015 tentang satuan tugas pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing), di mana  merupakan integrasi dari 5 instansi penegak hukum. 

Menurut Susi, sejak Satgas 115 dibentuk, terjadi banyak perbaikan dalam sektor perikanan. Perbaikan tersebut seperti peningkatan ekspor perikanan dan kesejahteraan nelayan.
Lebih lanjut, Susi mengatakan akan banyak tantangan yang dihadapi khususnya mengamankan kecukupan pangan Indonesia. Karena itu, menurutnya instansi negara harus terus berupaya menjaga sumber daya yang ada.

Sementara itu, Koordinator Staf Khusus Satgas 115 Mas Achmad Santosa mengatakan, keberlanjutan Satgas 115 berada di tangan presiden.
Namun, dia mengatakan, evaluasi terkait kinerja Satgas 115 terus dilakukan setiap tahun, dan tahun ini akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh atau sejak Satgas 115 dibentuk. 

"Tidak ada keputusan (Sampai kapan satgas beroperasi), ini kan berdasarkan perpres. Jadi sepanjang presiden belum membubarkan, satgas jalan terus," tuturnya. 

https://nasional.kontan.co.id/news/menteri-susi-ingin-satgas-115-tetap-berlanjut



Untuk kebutuhan Air Minum yang menyehatkan  coba konsumsi Air Izaura Air yang terbukti dapat membantu proses penyembuhan Kegemukan, Migran, Alergi, Sakit Maag, ASam Urat, Nyeri Sendi, Sambelit, Sakit Pinggang, Osteiporosis, Reumatk, Kanker, Vertigo, Ashma, Brinchitis, Darah Tinggi, Kencing Batu, Kolestrol, DIABetes, Jantung, Darah Rendah, Jerawat', WAsir dan Batu Ginzal. Dan menghilangkan racun dalam tubuh.
Mau Sehat dan Menyehatkan Minum Air Izaura
 Mau Meraih Penghasilan Besar, Membantu Kesehatan Semua Orang dan Memiliki Bisnis Yang Mudah Anda Jalankan dengan Modal 350 ribu s.d 500 ribu.
Berminat Hub Mukhtar, A.Pi  HP. 081342791003 
 
 
Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempat 
 Kos Putri Salsabilla Kendari
 Hub 081342791003
 
 
 
Menerima pesanan Kanopi, Pagar Besi, Jendela
 dengan Harga Murah dengan Sistim Panggilan.
 
 
 
Berminat Hub 081342791003 
 
 
Miliki Kavling tanah di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di 
GRIYA GODO PERMAI
Investasi Kavling Tanah Perumahan di Griya Godo Permai yang merupakan Daerah Pengembangan Ibu Kota Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Jarak hanya + 1 Kilo meter dari Kantor Bupati Kab. Bima dan dari jalan utama hanya + 500 Meter.

Berminat Hub 081342791003 
READ MORE - Menteri Susi ingin Satgas 115 tetap berlanjut

18 September, 2019

Ini Usulan Satgas 115 untuk Penguatan Undang-Undang Perikanan

Ini Usulan Satgas 115 untuk Penguatan Undang-Undang Perikanan
Kapal nelayan bersandar di Pelabuhan Tegal, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). - ANTARA/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, JAKARTA — Satgas 115 mengusulkan agar Undang-Undang Perikanan yang saat ini tengah dalam proses revisi bisa mengatur penindakan atas beneficial owner atau pemilik perusahaan pelaku illegal, unreported, unregulated (IUU) fishing atau penangkapan ikan ilegal.

Koordinator Staf Khusus Satgas 115 Mas Achmad Santosa mengatakan Undang-Undang Perikanan saat ini, yakni UU No. 45/2009, masih memiliki kelemahan yang berakibat belum optimalnya penegakan hukum atas pelaku IUU Fishing.

"Kelemahan UU Perikanan kita saat ini di antaranya ancaman sanksi hukum yang rendah. Formula corporate criminal liability (CCL) dalam UU Perikanan tidak sejalan dengan konsep utuh CCL. Selain itu, penegakan hukum administratif belum diatur secara komprehensif," katanya, Selasa (17/9/2019).
Dia melanjutkan UU Perikanan tidak mengenal prinsip ekstrateritorialitas dan tidak mengatur penegakan hukum perdata.

Prinsip teritorialitas sendiri merupakan kemampuan untuk melakukan penindakan atas pihak asing yang berlokasi atau berpusat di luar wilayah Indonesia, tetapi melakukan pelanggaran hukum di Indonesia.  
Selain dua hal di atas, Satgas 115 juga mengajukan sejumlah usulan lain seperti perumusan penindakan korporasi yang meliputi pemilik maupun outsider manajemen. Ada pula usulan untuk mengatur penguatan pengawasan, inspeksi rutin, dan penindakan.

"Karena [berdasarkan] hasil analisa dan evaluasi kita, tingkat kepatuhan kapal ikan Indonesia (KII) sangat rendah. Itu karena kurang pengawasan," katanya.

https://ekonomi.bisnis.com/read/20190917/99/1149503/ini-usulan-satgas-115-untuk-penguatan-undang-undang-perikanan 

Untuk kebutuhan Air Minum yang menyehatkan  coba konsumsi Air Izaura Air yang terbukti dapat membantu proses penyembuhan Kegemukan, Migran, Alergi, Sakit Maag, ASam Urat, Nyeri Sendi, Sambelit, Sakit Pinggang, Osteiporosis, Reumatk, Kanker, Vertigo, Ashma, Brinchitis, Darah Tinggi, Kencing Batu, Kolestrol, DIABetes, Jantung, Darah Rendah, Jerawat', WAsir dan Batu Ginzal. Dan menghilangkan racun dalam tubuh.
Mau Sehat dan Menyehatkan Minum Air Izaura
 Mau Meraih Penghasilan Besar, Membantu Kesehatan Semua Orang dan Memiliki Bisnis Yang Mudah Anda Jalankan dengan Modal 350 ribu s.d 500 ribu.
Berminat Hub Mukhtar, A.Pi  HP. 081342791003 
 
 
 
Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempat 
 Kos Putri Salsabilla Kendari
 Hub 081342791003
 
 
 
Menerima pesanan Kanopi, Pagar Besi, Jendela
 dengan Harga Murah dengan Sistim Panggilan.
 
 
 
Berminat Hub 081342791003 
 
 
Miliki Kavling tanah di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di 
GRIYA GODO PERMAI
Investasi Kavling Tanah Perumahan di Griya Godo Permai yang merupakan Daerah Pengembangan Ibu Kota Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Jarak hanya + 1 Kilo meter dari Kantor Bupati Kab. Bima dan dari jalan utama hanya + 500 Meter.

Berminat Hub 081342791003 
READ MORE - Ini Usulan Satgas 115 untuk Penguatan Undang-Undang Perikanan

14 Juli, 2019

Malaysia Ingin Belajar Pemberantasan Illegal Fishing dari Satgas 115

Jakarta – Pemerintah Malaysia, melalui Aparat Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), ingin mempelajari praktik-praktik sukses (best practices) pemberantasan illegal fishing yang dijalankan Satgas 115 (Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal). APMM ini merupakan kesatuan penjaga pantai Malaysia.

Untuk itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Dalam Negeri Malaysia Tan Sri Dato’ Muhyiddin Yassin, menyepakati untuk melakukan Joint Sharing Session antara APMM dengan Satgas 115.

Pada Rabu (10/7) menteri Susi melakukan kunjungan kerja ke Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kegiatan ini, Susi berkunjung ke Parlemen Malaysia dan melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri Malaysia, serta Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia.

Dalam pertamuan ini, dibahas berbagai isu terkait kelautan dan perikanan. Antara lain, kerjasama antara APMM dengan Satgas 115, diskusi isu kapal ikan Malaysia yang ditangkap di perairan Indonesia.

Kemudian, rencana penandatanganan Joint Communique, MOU tentang kerjasama di bidang kelautan dan perikanan dan peninjauan kembali MOU tentang Pedoman Umum tentang Penanganan terhadap Nelayan oleh Lembaga Penegak Hukum di Laut Republik Indonesia dan Malaysia.

Pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Malaysia, juga dihadiri oleh Ketua Pengarah APMM, Laksamana Maritim Dato Indera Zulkfli Bin Abu Bakar.
Kunjungan kerja Menteri Susi ke Malaysia yang pertama ke negara ASEAN, sejak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan pada 2014.

Menteri Susi didampingi oleh Koordinator Staf Khusus Satgas 115 Mas Achmad Santosa, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman dan Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara POLRI Irjen Pol Zulkarnain. Selain itu, Wakil Asisten Operasi KSAL Laksamana Pertama TNI AL Yusup dan Direktur Operasi Satgas 115 Laksamana Pertama TNI AL Kisdiyanto.*

https://darilaut.id/berita/malaysia-ingin-belajar-pemberantasan-illegal-fishing-dari-satgas-115


Untuk kebutuhan Air Minum yang menyehatkan  coba konsumsi Air Izaura Air yang terbukti dapat membantu proses penyembuhan Kegemukan, Migran, Alergi, Sakit Maag, ASam Urat, Nyeri Sendi, Sambelit, Sakit Pinggang, Osteiporosis, Reumatk, Kanker, Vertigo, Ashma, Brinchitis, Darah Tinggi, Kencing Batu, Kolestrol, DIABetes, Jantung, Darah Rendah, Jerawat', WAsir dan Batu Ginzal. Dan menghilangkan racun dalam tubuh.

Mau Sehat dan Menyehatkan Minum Air Izaura
 Mau Meraih Penghasilan Besar, Membantu Kesehatan Semua Orang dan Memiliki Bisnis Yang Mudah Anda Jalankan dengan Modal 350 ribu s.d 500 ribu.

Berminat Hub Mukhtar, A.Pi  HP. 081342791003 




Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempat 

 Kos Putri Salsabilla Kendari
 Hub 081342791003


Menerima pesanan Kanopi, Pagar Besi, Jendela

 dengan Harga Murah dengan Sistim Panggilan.




Berminat Hub 081342791003 

Miliki Kavling tanah di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di 
GRIYA GODO PERMAI
Investasi Kavling Tanah Perumahan di Griya Godo Permai yang merupakan Daerah Pengembangan Ibu Kota Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Jarak hanya + 1 Kilo meter dari Kantor Bupati Kab. Bima dan dari jalan utama hanya + 500 Meter.

Berminat Hub 081342791003 

READ MORE - Malaysia Ingin Belajar Pemberantasan Illegal Fishing dari Satgas 115

09 Mei, 2019

Berantas Illegal Fishing, Luhut Tak Butuh Satgas 115 Bentukan Susi

Menko Maritim Luhut Panjaitan (kanan) berbincang dengan Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) dan Menteri luar negeri Retno LP Marsudi. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan tidak membutuhkan keberadaan Satuan Tugas 115 (Satgas 115) milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam memberantas illegal fishing.
Dia menilai, keberadaan Badan Keamanan Laut (Bakamla) sudah cukup dalam memberantas kejahatan pencurian ikan di perairan Indonesia. 

Karenanya, dia meminta dalam harmonisasi peraturan perundangan tugas dan fungsi Bakamla diperkuat. Menurutnya, selama ini tugas yang dijalankan oleh Bakamla sama dengan Satgas 115. Untuk itu, tidak perlu ada tumpang tindih dalam mengamankan laut.

"Diharmonisasi perundangan nanti salah satu juga kita mau memberi kewenangan lebih jelas pada coast guard kita, Bakamla. Yah, diharmonisasi seperti coast guard internasional, jadi nanti hanya ada Bakamla saja. Satgas 115 tidak perlu lagi, untuk apa," katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Rabu (8/5).
Susi Pudjiastuti pantau penenggelaman kapal asing. Foto: Antara/Izaac Mulyawan
Sementara itu, Staf Khusus Menko Maritim, Atmaja, mengatakan selama ini terjadi ketidakjelasan dalam penindakan kejahatan di laut. Sebab, secara total ada 10 instansi yang melakukan penindakan atas kejahatan pencurian di laut, di antaranya TNI AL, Polisi Laut, Bea Cukai, KKP, dan Kementerian Perhubungan.
"Jadi maunya Pak Luhut itu tingkatkan status Bakamla menjadi satu-satunya yang melakukan penegakan hukum di laut selain TNI AL. Sedangkan Satgas itu kan satuan tugas, it's not a permanent institution," katanya. 

Lebih lanjut, dia mengatakan, nantinya hak-hak Satgas 115 akan dicabut dan diserahkan ke Bakamla. Selain itu, kapal-kapal yang digunakan KKP dalam mengamankan laut juga dinilai harusnya diberikan pada Bakamla. 

"Yang tumpang tindih itu dicabut lalu dikasih ke Bakamla," pungkasnya.
Sebagai informasi, Satgas 115 dibentuk oleh Susi pada akhir 2014. Kemudian, pembentukan satgas pemberantasan Illegal, Unreported and Unregulated Fishing (IUUF) diputuskan dan dikuatkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 19 Oktober 2015 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2015. Ini merupakan tonggak pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal atau disebut juga illegal fishing. Susi sendiri merangkap sebagai Komandan Satgas 115 yang beranggotakan TNI AL, Kepolisian hingga Kejaksaan Agung.

Satgas 115 bertugas mengembangkan dan melaksanakan operasi penegakan hukum dalam upaya pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah laut yurisdiksi Indonesia secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personil dan peralatan operasi, meliputi kapal, pesawat udara, dan teknologi lainnya yang dimiliki oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Badan Keamanan Laut, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, PT Pertamina, dan institusi terkait lainnya.



Baca Berita Satgas 115 Lainnya 
 

Untuk kebutuhan Air Minum yang menyehatkan  coba konsumsi Air Izaura Air yang terbukti dapat membantu proses penyembuhan Kegemukan, Migran, Alergi, Sakit Maag, ASam Urat, Nyeri Sendi, Sambelit, Sakit Pinggang, Osteiporosis, Reumatk, Kanker, Vertigo, Ashma, Brinchitis, Darah Tinggi, Kencing Batu, Kolestrol, DIABetes, Jantung, Darah Rendah, Jerawat', WAsir dan Batu Ginzal. Dan menghilangkan racun dalam tubuh.

Mau Sehat dan Menyehatkan Minum Air Izaura
 Mau Meraih Penghasilan Besar, Membantu Kesehatan Semua Orang dan Memiliki Bisnis Yang Mudah Anda Jalankan dengan Modal 350 ribu s.d 500 ribu.

Berminat Hub Mukhtar, A.Pi  HP. 081342791003 


Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempat 
Kos Putri Salsabilla Kendari
 Hub 081342791003
 
 
Menerima pesanan Kanopi, Pagar Besi, Jendela
 dengan Harga Murah dengan Sistim Panggilan.
 
 
Topi Pegawai Ditjen Perikanan Tangkap Berminat Hub 081342791003 


Miliki Kavling tanah di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di GRIYA GODO PERMAI
Investasi Kavling Tanah Perumahan di Griya Godo Permai yang merupakan Daerah Pengembangan Ibu Kota Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Jarak hanya + 1 Kilo meter dari Kantor Bupati Kab. Bima dan dari jalan utama hanya + 500 Meter.
Berminat Hub 081342791003 

READ MORE - Berantas Illegal Fishing, Luhut Tak Butuh Satgas 115 Bentukan Susi