Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan

22 Agustus, 2017

Gebrakan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

TULISAN ELYA MUSKITTA SEORANG KONSULTAN SOSIAL , PENGGAGAS ARCHIPELAGONOMICS
Gebrakan Menteri Susi Pudjiastuti dalam menangkap dan menenggelamkan kapal-kapal perampok ikan di laut kita menjadi gebrakan yang membahana secara global. Selama berbulan-bulan Bu Susi menjadi topik pembicaraan media mainstream maupun media sosial. Masyarakat dari segala lapisan pun memuji dan mengelu-elukan Bu Susi Pudjiastuti karena keberaniannya dan juga karena ke-eksentrikan beliau di berbagai 'panggung'.

Terlepas dari banyaknya masyarakat yang mendukung gebrakan Bu Susi Pudjiastuti , tidak sedikit pula yang mencibir, mengkritik bahkan membangun kubu perlawanan. Untungnya Bu Susi Pudjiastuti tetap bergeming, alias tidak berubah, karena besarnya luapan dukungan publik maupun dukungan Presiden Joko Widodo kepada Bu Susi Pudjiastuti.

Banyak juga yang bertanya kenapa cuma menangkap dan menenggelamkan kapal perampok ikan sementara masyarakat nelayan sebagian besar masih tetap miskin?

Apa yang Bu Susi
Pudjiastuti lakukan (menangkap & menenggelamkan kapal perampok ikan) adalah suatu upaya pembangunan "Level Playing Field", yaitu dengan menjadikan lahan perikanan kita bersih dari gurita perampok ikan. Upaya ini membuka ruang yang cukup besar dan adil bagi para masyarakat nelayan untuk bisa hidup secara adil dan layak dari hasil laut. Ini penting, bahkan sangat penting!
Selama masih ada perampok ikan maka keamanan & kesejahteraan nelayan selalu terancam. Sudah terlalu sering nelayan kita 'dianiaya' di laut mereka sendiri. Tidak sedikit yang ditembaki bahkan ditabrak perahunya oleh kapal-kapal perampok ikan. Ini hanya sebagian kecil kisah represi 'Si Besar' terhadap 'Si Kecil'.
Di sisi lain, upaya "Level Playing Field" Bu Susi
Pudjiastuti juga harus kita lihat sebagai upaya beliau dalam membangun "Sustainable Fish Supply" atau Ketersediaan Ikan Secara Berkelanjutan.

Kehadiran ribuan kapal-kapal perampok ikan ukuran besar (rata-rata di atas 30 Ton) selama ini telah mengancam stok ikan nasional karena mereka cenderung melakukan 'over fishing' atau penangkapan ikan yang berlebihan.


Industri Perikanan adalah industri yang sangat menguntungkan, apalagi bila dibangun dalam skala besar yang melibatkan puluhan bahkan ratusan kapal ikan besar pula. Tapi apa gunanya memiliki industri perikanan yang besar dan sangat menguntungkan (khususnya bagi para pemiliknya) bilamana tidak memberikan dampak peningkatan kesejahteraan bagi para nelayan?


Jangan hanya fokus pada peningkatan Produk Domestik Bruto atau Pendapatan Nasional atas kontribusi industri perikanan, tetapi lihat & perhatikan juga peningkatan kesejahteraan nelayan.


Kita juga perlu ingat bahwa Bu Susi
Pudjiastuti baru kurang dari 3 tahun menjabat sebagai Menteri Kelautan & Perikanan. Dalam kurun waktu yang terbilang cukup singkat tersebut beliau tidak layak untuk dituntut bisa menyelesaikan seluruh permasalahan yang ada di dunia Kelautan & Perikanan Indonesia. Yang penting Roadmap-nya sudah benar dan konsistensi perjuangan beliau terukur secara transparan.

Yang jadi masalah adalah ketika keberadaan dan sepak terjang Bu Susi
Pudjiastuti mulai dibawa ke ranah politik.
Mulai dari isu Cantrang sampai dengan isu Garam pun 'dimainkan' oleh kubu lawan, tepat di saat-saat dimana isu reshuffle kabinet digaungkan juga.


Dari 100% nelayan yang ada di Indonesia, berapa persen yang memiliki alat tangkap jenis Cantrang? Jawabannya: kurang dari 10% (Data sampling survei di beberapa kabupaten perikanan). Pemilik kapal tangkap ikan yang menggunakan Cantrang tidak banyak. Yang banyak adalah jumlah Anak Buah Kapal yang bekerja di kapal-kapal tersebut. Mereka-mereka inilah yang sering disalah kategorikan sebagai 'Nelayan'.

Lantas bagaimana dengan isu kelangkaan garam? Ini bukan isu tetapi kenyataan hari ini.
Industri garam nasional sebagian besar masih bersifat industri traditional. Mereka tidak memiliki jaringan Supply Chain yang baik dan masih sangat bergantung pada berbagai pihak ketiga untuk membawa produk mereka ke pasar dengan nilai yang kompetitif.
Bu Susi bisa saja membangun ratusan bahkan ribuan kelompok usaha nelayan yang berfokus pada produksi garam.

Tetapi selama jaringan rantai pasok-nya tidak ada atau tidak berada di bawah pengendalian Bu Susi
Pudjiastuti maka setiap industri garam tersebut pasti akan gulung tikar. Artinya, Bu Susi Pudjiastuti tidak mungkin dan tidak akan bisa bekerja sendirian. Dia perlu didukung oleh Kementerian terkait lainnya seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi & UMKM, Kementerian Sosial, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan dst dst. Semuanya harusnya berada di bawah komando Kementerian Koordinator Maritim - ujung-ujungnya berada di bawah komando Pak Jokowi juga.

Pada akhirnya kita harus sepakat bahwa Bu Susi
Pudjiastuti bukanlah Superman maupun Batman. Bahkan Superman dan Batman sekalipun tidak pernah bisa menghabisi semua musuh mereka karena mereka masing-masing pun masih punya titik-titik lemah...
READ MORE - Gebrakan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

24 Juli, 2017

THE FUTURE

Dalam kurun waktu tidak berapa lama lagi di planet ini akan terjadi
revolusi industri yang mutakhir, yang akan merubah cara hidup manusia.
Salah satunya memiliki mobil keluarga akan jadi tidak efektif, apabila
tersedia mobil dengan sewa yang murah.
Simak pada artikel berikut ini , apa saja yang akan merubah pola hidup
Anda dalam beberapa tahun lagi.

Revolusi Industri yg ke-4. Selamat datang di Era Eksponensial

Perangkat lunak akan menggeser industri tradisional dlm 5-10 thn ke dpn.

# Uber hanyalah sebuah perangkat lunak, mrk tdk memiliki armada
sendiri, kini menjadi perusahaan taksi terbesar di dunia.

# Airbnb skrg menjadi perusahaan perhotelan terbesar di dunia,
walaupun mrk tdk memiliki properti apapun.

ARTIFICIAL INTELLEGENCE
Kecerdasan Buatan

Komputer secara eksponensial menjadi lbh baik dlm mengerti dunia ini.

Tahun ini, sebuah komputer mengalahkan Go Player terbaik di dunia, 10
thn lbh cepat dr perkiraan.
Di AS, pengacara2 muda sdh kesulitan mencari pekerjaan krn *IBM
Watson*, di mana anda bisa mendapatkan saran mengenai hukum dlm
hitungan detik (sejauh ini hanya utk hal2 dasar), dgn keakuratannya
90%, dibandingkan jika dikerjakan manusia yg hanya 70%.

Jadi, jika anda skrg menekuni hukum, berhentilah.

Di masa depan, jumlah pengacara di dunia akan berkurang hingga 90%
nya, hanya spesialis yg akan bertahan.

IBM Watson telah menolong perawat mendiagnosa kanker, 4x lbh akurat
drpd manusia.

Facebook kini memiliki perangkat lunak pengenal pola yg dpt mengenali
wajah jauh lbh akurat dr manusia.

Di thn 2030, komputer akan lbh cerdas dr manusia.

AUTONOMOUS CAR
Mobil dg kemudi otomatis

Thn 2018 nanti, mobil otonom pertama di dunia akan diluncurkan utk umum.

Sekitar thn 2020, keseluruhan industri otomotif akan bergeser.

Anda akan tdk ingin memiliki mobil lagi.

Anda akan ‘menelpon’ sebuah mobil utk anda, yg kemudian akan menjemput
& mengantar anda ke tujuan.

Anda tdk akan perlu memarkirkan mobil anda, anda hanya akan membayar
jarak yg anda tempuh, dan dpt lbh produktif selama perjalanan.

Anak2 kita tdk perlu lagi mendapatkan SIM atau memiliki mobil sendiri.

Hal ini akan mengubah banyak kota krn akan terjadi pengurangan 90-95%
mobil karenanya.

Kita dpt mengalih fungsikan tempat parkir menjadi taman.

1,2 juta org di dunia meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan mobil.

Sekarang ini kita mengalami 1 kecelakaan per 100.000 km, dgn adanya
mobil otonom, angka ini akan turun drastis menjadi 1 kecelakaan per 10
juta km.

Ini akan menyelamatkan sejuta jiwa per tahunnya.

Banyak perusahaan mobil akan bangkrut.

Perusahaan mobil tradisional dgn pendekatan evolusinya akan
menciptakan mobil yg lbh baik, sedangkan perusahaan teknologi (Tesla,
Apple, Google) dgn pendekatan revolusinya akan membangun *‘komputer
beroda’*.

Banyak engineer Volkswagen & Audi, sangat ketakutan dgn Tesla.

Perusahaan asuransi akan mendapatkan banyak masalah, krn tanpa
kecelakaan, asuransi akan menjadi 100x lbh murah.

Bisnis model asuransi kendaraan akan punah.

Real estate akan berubah, krn jika anda bisa bekerja dlm perjalanan,
org akan pindah jauh2 utk tinggal di tempat yg lbh indah.

Mobil elektrik akan menjadi barang umum di th 2020 nanti.

Perkotaan akan menjadi tidak sebising skrg krn mobil sdh menggunakan listrik.

Listrik akan menjadi makin ramah lingkungan & murah; produksi tenaga
surya bertumbuh secara eksponensial selama 30 thn ini, tetapi baru
skrg2 ini akan terlihat dampaknya.

Tahun lalu, lbh banyak tenaga surya yg dipasang dibandingkan tenaga
fosil (migas, batubara).

Harga tenaga surya akan turun jauh hingga semua perusahaan batu bara
akan gulung tikar di th 2025.

Dengan adanya listrik murah, air akan ikut menjadi murah.

Proses desalinasi kini hanya membutuhkan 2kWh/m3.

Kita tdk akan mengalami lagi kelangkaan air di sebagian besar tempat,
hanya mungkin air minum saja yg akan langka.

Bayangkan apa yg mungkin terjadi jika air bersih dpt diakses oleh
siapa saja secara gratis.

HEALTH
Kesehatan
Harga Tricoder X akan diumumkan thn ini.

Akan ada banyak perusahaan yg membangun peralatan medis (nama
“Tricoder” diambil dr Star Trek) yg akan bekerja melalui smartphone
anda, memindai retina anda, mengambil sampel darah anda, dan
mendeteksi nafas anda.

Alat ini kemudian akan menganalisa 54 tanda-tanda biologis yg dpt
mengidentifikasi hampir segala jenis penyakit.

Harganya murah, shg dlm bbrp tahun saja, setiap org di dunia akan
mendapatkan akses kedokteran kelas dunia secara hampir gratis.
READ MORE - THE FUTURE

15 Januari, 2015

Foto Luar Angkasa Ini Membuat Kita Serasa di Alam Mimpi

Foto Luar Angkasa Ini Membuat Kita Serasa di Alam Mimpi
The Atlantic
Foto-foto Luar Angkasa terbaru 

TRIBUN-MEDAN.com – Sungguh menakjubkan. Betapa luas alam semesta ini. Foto-foto terbaru luar angkasa yang dipotret Hubble Space Telescope memperlihatkan pemandangan yang belum pernah terlihat sebelumnya. Dirilis the atlantic.com, simak beberapa foto yang seolah menggambarkan alam mimpi:
01. Mystic Mountain

Ini adalah kumpulan gas dan debu yang membentuk pegunungan mistik. Puncak kosmik turbulen ini terletak dalam pembibitan bintang yang disebut Nebula Carina, yang terletak 7.500 tahun cahaya di konstelasi Carina selatan. Radiasi dan aliran partikel bermuatan dari bintang super-panas baru lahir di nebula yang membentuk dan mengompresi pilar, menyebabkan bintang-bintang baru terbentuk di dalamnya. Ini merupakan proses kelahiran bintang baru
02. The Sombrero Galaxy

Dinamai demikian karena galaksi ini berbentuk menyerupai topi. Galaksi ini sangat besar, 10 kali lebih besar dari galaksi Bima Sakti. Meski berjarak 50.000 tahun cahaya, galaksi ini terlihat paling terang terlihat dari Bumi dan masih bisa dilihat dengan mata telanjang. Memiliki hampir 2.000 gugus bola bintang.
03. Star Cluster Pismis 24

Bintang ini terletak pada inti nebula besar NGC 6357, sekitar 8.000 tahun cahaya dari bumi. Bagian dari nebula gas terionisasi oleh termuda (biru) bintang yang berat di Pismis 24. radiasi ultraviolet kuat dari bintang-bintang menyala memanaskan gas sekitar cluster dan menciptakan gelembung di NGC 6357.
04. A Star Factory in the Monkey Head Nebula

Mosaik Hubble ini menunjukkan koleksi knot diukir dari gas dan debu di sebagian kecil dari Monkey Kepala Nebula, daerah bergolak dari starbirth terletak 6.400 tahun cahaya dari bumi. Sinar ultraviolet dari bintang-bintang yang terang membantu mengukir debu ke dalam pilar raksasa. Nebula sebagian besar terdiri atas gas hidrogen, yang menjadi terionisasi oleh radiasi ultraviolet
05. Crab Nebula

Sisa supernova (ledakan mahadahsyat) sekitar 6.500 tahun cahaya dari bumi, berpusat di sekitar Crab Pulsar. Bintang Pulsar Crab ini sangat padat dan 1,5 kali lebih berat dari massa matahari, berderak menjadi bola hanya 20 km dengan diameter yang berputar 30 kali setiap detik. Nebula ini diyakini cocok dengan supernova yang diamati pada tahun 1054 oleh astronom Tiongkok. (tribun-medan.com)
READ MORE - Foto Luar Angkasa Ini Membuat Kita Serasa di Alam Mimpi

02 Agustus, 2014

Bintang HR 5171 A Anggota Terbesar Keluarga Kuning

www.LaporanPenelitian.com - Bintang kuning terbesar yang pernah ada, sebuah versi rakasa anggota terbesar keluarga bintang kuning yang memancarkan cahaya dalam panjang gelombang yang sama seperti Matahari, tapi diameter 1300 kali.

Terletak di konstelasi Centaurus sekitar 12.000 tahun cahaya, Bintang HR 5171 A adalah hypergiant, kelas terbesar bintang kuning. Jika ditempatkan di pusat Tata Surya, HR 5171 A menelan semua planet antara Merkurius dan Jupiter. Ukuran bintang juga menyentuh bintang pendamping.

Oliver Chesneau, astronom Côte d' Azur Observatory di Nice, Prancis, dan rekan mengoperasikan Very Large Telescope di Atacama, Chili, bahwa ukuran bintang 2 kali lebih besar dari perhitungan semula atau 1300 kali lebih besar dari Matahari.
Tapi HR 5171 A masih bukan bintang terbesar, rekor di tangan UY Scuti yaitu 1.700 kali Matahari meskipun berada dalam tahap berbeda evolusi bintang dan anggota keluarga bintang merah. HR 5171 A adalah 50 persen lebih besar dari hypergiant merah Betelgeuse yang terletak di konstelasi Orion.

Kejutan lain bagi tim Chesneau bahwa HR 5171 A memiliki adik. Kecerahan bervariasi disebabkan bintang pendamping yaitu sekitar sepertiga ukuran. Kedua bintang mengorbit satu sama lain, membentuk sistem biner saling menyentuh dalam jarak Matahari dan Saturnus.

The yellow hypergiant HR 5171 A: Resolving a massive interacting binary in the common envelope phase
O. Chesneau, A. Meilland, E. Chapellier, F. Millour, A.M. Van Genderen, Y. Nazé, N. Smith, A. Spang, J.V. Smoker, L. Dessart, S. Kanaan, Ph. Bendjoya, M.W. Feast, J.H. Groh, A. Lobel, N. Nardetto, S. Otero, R.D. Oudmaijer, A.G. Tekola, P.A. Whitelock, C. Arcos, M. Curé, L. Vanzi

arXiv (last revised 14 Jan 2014)
Akses : arXiv:1401.2628

http://www.laporanpenelitian.com/2014/03/125.html
READ MORE - Bintang HR 5171 A Anggota Terbesar Keluarga Kuning

Awan Gas Mengorbit Lubang Hitam Supermasif

LaporanPenelitian.com - Awan gas raksasa mengorbit lubang hitam supermasif, sebuah tim menemukan awan terkutuk berputar-putar di lubang hitam supermasif pusat galaksi. Kabut cincin berakselerasi membentuk gumpalan cukup padat, mengembun dan mengkonsumsi materi.

Catatan awan dikumpulkan selama 16 tahun wahana orbit rendah NASA Rossi X-ray Timing Explorer yang dilengkapi instrumen untuk mengukur variasi sumber-sumber X-ray, emisi yang diludahkan dari core galaksi aktif dan lubang hitam supermasif.

Alex Markowitz, astronom University of California San Diego dan rekan menemukan selusin sinyal X-ray redup untuk periode jam hingga tahun ketika awan gas padat berlalu antara sumber dan satelit. Satu galaksi spiral ke arah konstelasi Centaurus menunjuk NGC 3783 sedang dicabik-cabik gaya pasang surut.

First X-ray-Based Statistical Tests for Clumpy-Torus Models: Eclipse Events from 230 Years of Monitoring of Seyfert AGN

A. G. Markowitz1,2 et al.
  1. University of California, San Diego, Center for Astrophysics and Space Sciences, 9500 Gilman Dr, La Jolla, CA 92093-0424, USA
  2. Dr Karl Remeis Sternwarte, Sternwartstrasse 7, D-96049 Bamberg, Germany
arXiv (last revised 20 Feb 2014)

Akses : arXiv:1402.2779
http://www.laporanpenelitian.com/2014/02/97.html

Gambar: NASA/JPL/Caltech
Video: Wolfgang Steffen

READ MORE - Awan Gas Mengorbit Lubang Hitam Supermasif

Kehidupan Masa Depan di Exoplanet Superhabitasi

www.LaporanPenelitian.com - Bintang sebelah mungkin tuan rumah dunia superhabitable. Bumi rumah kita, tapi planet nyaman lain bahkan mengorbit bintang tetangga. Planet lebih besar dengan laut dangkal seperti Indonesia dan Bahama.

Alpha Centauri B, bintang paling dekat dengan Matahari bisa menjadi sistem yang sempurna sebagai planet superhabitasi, sebuah dunia berpulau, laut dangkal dan lereng lembut di mana kondisi mendukung beragam bentuk kehidupan bertahan sampai 10 miliar tahun.

"Tak seorang pun pernah menyentuh pertanyaan apakah tempat-tempat lain mungkin menyediakan lingkungan lebih jinak dari Bumi," kata René Heller, fisikawan McMaster University di Hamilton, Ontario, Kanada.

Tapi rumah surga meminta biaya kepada setiap pengunjung dari Bumi. Tarikan gravitasi seperempat lebih kuat dari muka Bumi. Ilmuwan biasanya berasumsi tempat terbaik adalah planet seukuran Bumi yang mengorbit bintang seperti Matahari.

Jadi Heller dan rekan menganalisa pada sejumlah kriteria hipotetik tambahan termasuk gravitasi planet, umur dan struktur internal untuk mengeksplorasi kemungkinan. Bumi telah menyelenggarakan hidup setidaknya 3,5 miliar tahun dalam awal terbentuknya 4,6 miliar tahun.

Sebaliknya, Heller mengatakan lokalitas kehidupan bisa muncul di dunia yang sedikit lebih besar dari Bumi yang mengorbit bintang jingga sedikit lebih kecil dari Matahari. Dukungan waktu bagi ekosistem mencapai kondisi yang optimal untuk berbagai kehidupan berevolusi.

"Anda ingin memiliki bintang host yang dapat menjaga planet di zona layak huni selama 7 samapai 10 miliar tahun, " kata Heller.

Planet sedikit lebih besar menyimpan panas internal yang cair bergerak lebih lama, mendorong lempeng tektonik yang mendaur ulang air dan nutrisi dan menciptakan medan magnet kuat yang melindungi planet dari radiasi bintang dan kosmik.

Superhabitable Worlds

René Heller1, John Armstrong2 et al.
  1. Department of Physics and Astronomy, McMaster University, Hamilton, Ontario, Canada
  2. Department of Physics, Weber State University, Ogden, Utah, USA
arXiv (Submitted on 10 Jan 2014)

Akses : arXiv:1401.2392

Gambar: ESO/L. Calçada/N. Risinger via Wikimedia Commons

http://www.laporanpenelitian.com/2014/02/76.html
READ MORE - Kehidupan Masa Depan di Exoplanet Superhabitasi

Planet Kerdil Ceres Meludah Uap Air Ke Angkasa

LaporanPenelitian.com - Uap air meniup harapan di sekitar asteroid terbesar dalam Sistem Surya, uap air 6 kilogram per detik datang dari 2 titik di Ceres. Herschel Space Observatory melihat garis spektral berair pada panjang gelombang inframerah-jauh 538 mikron.

Planet kerdil sabuk asteroid tertangkap meludah asa ke angkasa, semburan uap air mungkin dari lapisan es terkubur atau bahkan aktivitas letusan gunung berapi. Uap sporadis terekam teleskop pengorbit memecahkan teka-teki lama bagaimana air terdistribusi ke seluruh Tata Surya termasuk Bumi.

"Ini deteksi jelas pertama air di sabuk asteroid," kata Michael Kuppers, astronom European Space Astronomy Centre di Spanyol.

Kabar baik bagi penjelajah ruang yang berharap dapat menggunakan air sebagai bahan bakar. Ceres adalah tubuh dingin terbesar di sabuk asteroid, cincin batuan ruang angkasa di antara orbit Planet Mars dan Jupiter. Memiliki gravitasi besar sehingga hampir bulat seperti planet.

Penelitian sebelumnya mengendus sidik jari mineral terhidrasi di permukaan Ceres dan jejak hidroksil netral (OH) di ruang sekitarnya. Hidroksil petunjuk keberadaan air, tetapi pengukuran tidak bisa mengkonfirmasi seluruhnya sampai pada pengamatan yang lebih sensitif.

Kuppers dan tim menggunakan sensor di wahana pengorbit Herschel Space Observatory antara November 2011 hingga Maret 2013. Ceres memantulkan radiasi submillimetre dalam karakteristik panjang gelombang uap air bahwa debu air berasal dari planet itu.

Asal usul panas sublimasi air atau es menjadi uap masih misteri. Remasan gravitasi dari form yang lebih besar mendorong gumpalan uap air dan kristal es di Enceladus yang mengorbit Saturnus dan Europa dari Jupiter. Tapi tak mungkin dilakukan Ceres sebagai planet kerdil pengelana solo.

Kuppers dan rekan menyarankan peluruhan unsur-unsur radioaktif di dalam planet yang memicu cryovolcanoes atau geyser. Alternatif lainnya adalah radiasi Matahari yang membuat es di dekat permukaan langsung ke ruang angkasa seperti dari permukaan komet.

Teka-teki lain mengapa Ceres memiliki substansial air lebih besar dari Vesta, asteroid yang mengorbit Matahari kira-kira pada jarak sama. Seperti halnya migrasi kosmik, asteroid dan komet menganugerahi Bumi dengan air serta berbagai bahan kimia organik yang berperan sebagai asal-usul evolusi kehidupan.

Wahana NASA Dawn yang diroketkan September 2007 dijadwalkan meluncur ke Ceres awal tahun 2015 untuk mengambil gambar resolusi tinggi yang bisa menawarkan jawaban atas misteri tersebut. Sensor Dawn harus banyak membantu untuk memetakan berbagai mineral di permukaannya.

"Begitu sampai di sana, kita akan mencari tahu di mana air keluar dan bagaimana," kata Russell.

Michael Küppers (European Space Agency, European Space Astronomy Centre, PO Box 78, Villanueva de la Cañada 28691, Spain) et al. Localized sources of water vapour on the dwarf planet (1) Ceres. Nature, 22 January 2014, DOI:10.1038/nature12918

Lorenz Roth (Southwest Research Institute, San Antonio, TX, USA; Institute of Geophysics and Meteorology, University of Cologne, Germany) et al. Transient Water Vapor at Europa’s South Pole. Science, 10 January 2014: Vol.343 no.6167 pp.171-174, DOI:10.1126/science.1247051

Gambar: IMCCE-Observatoire de Paris/CNRS/Y. Gominet, B. Carry

http://www.laporanpenelitian.com/2014/01/60.html
READ MORE - Planet Kerdil Ceres Meludah Uap Air Ke Angkasa

Serangan Udara Ikan Macan Afrika Hydrocynus vittatus

Laporan Penelitian - Ikan melompat dan hap menangkap burung sedang terbang. Ikan Macan Afika (Hydrocynus vittatus) menerkam mangsa hidup-hidup dengan menyambar burung yang sedang terbang di udara danau Afrika.

Di perairan danau Afrika tampak indah, tenang dan damai. Beberapa burung migran terbang di atas dekat permukaan. Tiba-tiba tak diduga predator dengan cepat melompat dari dalam air, ikan meraih salah satu burung langsung dari udara. Ini sangat keren.

"Seluruh aksi melompat, menangkap dan menelan terjadi begitu cepat. Kita pertama kali melihatnya. Kami butuh waktu sesaat untuk benar-benar sepenuhnya memahami kejadian yang baru saja terlihat," kata Nico Smit, enviromentalis North-West University di Potchefstroom, South Africa.

"Ini dikonfirmasi pertama ikan air tawar memangsa burung dalam penerbangan. Rumor perilaku African tigerfish (Hydrocynus vittatus) yang dilaporkan melompat 1 meter panjang sudah beredar sejak tahun 1940," kata Smit.

Danau Mapungubwe National Park di Afrika Selatan adalah oase jalur migrasi burung Wallet Barn (Hirundo rustica) di dekat perbatasan Botswana dan Zimbabwe. Smit dan rekan merekam video 20 serangan ikan sukses setiap hari.



First observation of African tigerfish Hydrocynus vittatus predating on barn swallows Hirundo rustica in flight

G. C. O'Brien1 et al.
  1. Water Research Group (Ecology), Unit of Environmental Sciences and Management, North-West University, Potchefstroom, South Africa
Journal of Fish Biology, 19 DEC 2013

Akses : DOI:10.1111/jfb.12278

Gambar: Les Gibbon/Alamy
Video: G. C. O'Brien et al., DOI:10.1111/jfb.12278

http://www.laporanpenelitian.com/2014/01/48.html
READ MORE - Serangan Udara Ikan Macan Afrika Hydrocynus vittatus

Sendawa Masa Lalu Lubang Hitam Sagitarius A*

Laporan Penelitian - Sendawa masa lalu lubang hitam raksasa Bima Sakti. Hari-hari ini, lubang hitam supermasif di pusat galaksi kita tampaknya cukup jinak. Tapi neraka tidak selalu begitu adanya.

Data baru NASA Chandra X-ray Observatory melihat Sagitarius A* (Sgr A*) pernah memiliki semburan aktivitas tinggi. Untuk melihat perangkap gravitasi lokal adalah masa lalu, Chandra mengamati cahaya sinar-X yang datang dari awan gas 30 tahun cahaya dari waktu itu.

Fluoresensi awan disebut "Gema Cahaya", ketika lubang hitam menelan materi terkutuk yang menghasilkan emisi panjang gelombang sinar-X. Seperti gelombang suara di gua, cahaya sinar-x memantul pada hal-hal yang terdekat. Gelombang kemudian membuat jalur ke Bumi.

Karena cahaya menggema mengambil jalan memutar ke sana dan ke mari, emisi menawarkan informasi tentang Sgr A* lebih tua dari gambar yang dikompilasi dibanding jika X-ray menempuh perjalanan langsung dari lubang hitam kepada pengamat di Bumi.

Para peneliti mengumpulkan data 12 tahun pengamatan Chandra dengan Sgr A* (di kanan) dan emisi sinar-X bergema dengan warna biru. Sinyal Sgr A* 1 juta kali lebih terang dari biasanya selama pengamatan beberapa ratus tahun.

Penelitian lebih lanjut diharap mengungkap penyebab peningkatan aktivitas Sgr A*, misalnya, apa menu makan gila-gilaan terakhirnya? Entah sebuah planet, seporsi bintang ataukah mungkin hanya beberapa gumpalan awan dan debu gas sebagai kudapan.



Echoes of multiple outbursts of Sagittarius A⋆ revealed by Chandra

M. Clavel1,2 et al.
  1. AstroParticule et Cosmologie, Université Paris Diderot, CNRS/IN2P3, CEA/DSM, Observatoire de Paris, Sorbonne Paris Cité, 10 rue Alice Domon et Léonie Duquet, 75205 Paris Cedex 13, France e-mail: maica.clavel@apc.univ-paris7.fr
  2. Service d’Astrophysique/IRFU/DSM, CEA Saclay, Bât. 709, 91191 Gif-sur-Yvette Cedex, France
Astronomy & Astrophysics, 2013

Akses : DOI:10.1051/0004-6361/201321667
 
READ MORE - Sendawa Masa Lalu Lubang Hitam Sagitarius A*

Jejak Partikel Bulan Ganymede di Aurora Jupiter

 
Laporan Penelitian - Bulan Jupiter meninggalkan jejak di aurora. Perjalanan Ganymede di sekitar Jupiter menoreh bintik-bintik dalam pijar biru listrik spektakuler aurora planet raksasa. Jejak ketika para bulan melewati plasma gelembung magnet planet atau magnetosfer.
"Aurorae disebabkan partikel bermuatan elektron, atom dan molekul yang bertabrakan di atmosfer. Di Bumi partikel ini dari Matahari. Tetapi di Jupiter dan Saturnus penyebabnya berbeda," kata Bertrand Bonfond, fisikawan Université de Liège di Belgia.

Aurora yang indah dihasilkan oleh partikel dari letusan gunung berapi di bulan Io yang dimuntahkan ke dalam magnetosfer Jupiter. Partikel-partikel dalam magnetosfer Saturnus berasal dari tembakan geyser bulan es Escalades.

Tapi astronom baru-baru ini melihat daerah sangat terang di cincin aurora Jovian. Daerah ini disebut jejak kaki satelit yang disebabkan oleh orbit bulan mempengaruhi perjalanan partikel bermuatan di garis-garis medan magnet planet.

Para ilmuwan yang telah lama menyelidiki aurora Jupiter menemukan jejak kaki bergerak dan mengubah jarak dalam keterkaitan satu sama lain oleh masing-masing bulan yang mengorbit di sekitar planet.


"Kami awalnya menemukan 1 jejak besar untuk setiap satelit. Tapi ketika melihat dengan lebih detail pada jejak Io, kami menemukan 3 tempat, bukan 1," kata Bonfond.

Satu tempat disebabkan oleh partikel bermuatan letusan gunung berapi Io, tempat kedua dihasilkan oleh percepatan elektron di sepanjang garis-garis medan magnet dan tempat ketiga disebabkan oleh pantulan partikel Io.

Menggunakan Hubble Space Telescope, Bonfond dan rekan mampu mendeteksi setidaknya 2 tempat lain dari jejak Ganymede. Juga menemukan jarak antara 2 tempat bervariasi sebagaimana Ganymede mengorbit mengelilingi Jupiter.

"Melihat Ganymede kita melihat 2 tempat , tapi harus tersangka lain. Saya cukup yakin Callisto memiliki jejak juga, tapi kami belum menemukan bukti," kata Bonfond.

B. Bonfond (Laboratoire de Physique Atmosphérique et Planétaire, Université de Liège, Liège, Belgium; Department of Space Studies, Southwest Research Institute, Boulder, Colorado, USA) et al. The multiple spots of the Ganymede auroral footprint. Geophysical Research Letters, Volume 40, Issue 19, pages 4977-4981, 16 October 2013, DOI:10.1002/grl.50989

Gambar: NASA/ESA/Hubble Heritage/CXC/SwRI/R.Gladstone et al.

http://www.laporanpenelitian.com/2013/12/13.html
READ MORE - Jejak Partikel Bulan Ganymede di Aurora Jupiter

Ombak Laut Europa Tampak Ramah Kehidupan

 
Laporan Penelitian.com - Ombak laut Europa tampak ramah untuk kehidupan. Meskipun keriput dan bopeng, Europa adalah salah satu objek halus di Tata Surya. Mungkin dunia terestrial alien yang tetap membuat penasaran Galileo Galilei sejak tahun 1610.
Prospek air cair menempatkan Europa di bagian atas daftar dunia Tata Surya yang mungkin mendukung kehidupan alien. Tapi bulan Jupiter yang terbentuk miliaran tahun lalu terus-menerus gelap, lautan air tertutup di bawah lapisan tebal es, sekitar 40 persen memiliki fitur goresan dan bekas luka.

Pola silang-menyilang mungkin pertemuan air hangat dan es beku. Tapi Matahari terlalu redup dan permukaan Europa terlalu reflektif. Teori lain melibatkan tarikan gravitasi Jupiter yang menghasilkan tektonik dan memanaskan lautan Europa.

Laporan baru menunjukkan turbulensi laut memahat medan chaos di permukaan es. Asumsinya efek disebabkan rotasi sebagai Gaya Coriolis yang mendominasi arus laut, menyalurkan panas ke lintang tinggi. Model ini tidak bergantung pada arus laut yang disebabkan oleh konveksi panas internal.

"Aliran kurang terorganisir, tetapi lebih kuat di daerah ekuator. Hal ini berkorelasi dengan distribusi chaos," kata Johannes Wicht, planetolog Max Planck Institute for Solar System Research di Lindau, Jerman.

Model mengusulkan laut sangat bergolak dengan dorongan laut yang kuat. Laut yang bergolak bermanfaat bagi setiap kehidupan yang mengaduk nutrisi dari dasar laut ke seluruh lautan. Mikroba hidup di air tergenang dan turbulensi membuat hidup jauh lebih mungkin.

ESA Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE) diharapkan dapat memetakan kekacauan medan Europa via flyby di tahun 2030. Penyelidikan lebih lengkap kekacauan medan Europa mungkin memiliki relevansi dunia lain di luar bulan Jupiter.

JUICE juga dapat mencari setiap sidik jari dan ventilasi hidrotermal. Seperti di bulan Saturnus, Enceladus, dan ujian besar pemahaman model semacam ini bermanfaat untuk dunia es lain di Tata Surya. Lautan di bawah permukaan lapisan es mungkin juga biasa di exoplanet.




K. M. Soderlund (Institute for Geophysics, John A. & Katherine G. Jackson School of Geosciences, The University of Texas at Austin, J. J. Pickle Research Campus, Building 196 (ROC), 10100 Burnet Road (R2200), Austin, Texas 78758-4445, USA) et al. Ocean-driven heating of Europa’s icy shell at low latitudes. Nature Geoscience, 01 December 2013, DOI:10.1038/ngeo2021

Gambar: NASA/JPL
Video: K. M. Soderlund et al., DOI:10.1038/ngeo2021
 
READ MORE - Ombak Laut Europa Tampak Ramah Kehidupan

Kepler-10c Mengisi Kontinum Exoplanet Mega-Bumi

Laporan Penelitian - Duduk di galaksi jauh adalah exoplanet seukuran Bumi dan super-Bumi, tapi sekarang setidaknya ada satu konfirmasi mega-Bumi. Berat 17 kali lipat Bumi, planet ekstrasurya yang baru ditemukan, Kepler-10c, terlalu besar sebagai super-Bumi dan terlalu berbatu sebagai Jupiter.

Kepler-10c terselip pada jarak 560 tahun cahaya di konstelasi Draco menentang gagasan astronom tentang pembentukan planet dan pengamatan lain menunjukkan bukan satu-satunya mega-Bumi di luar sana. Planet sangat tidak biasa dan mustahil ke dalam merek kelas exoplanet yang ada.

"Semakin banyak kita menemukan planet di luar Tata Surya, semakin kita terkejut keragaman dunia baru," kata Xavier Dumusque, astronom Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di Cambridge, Massachusetts.

Sebuah lompatan mengisi kesenjangan kontinum exoplanet. Ditemukan teleskop ruang NASA Kepler pada tahun 2011, planet mengorbit bintang pada radius 2 kali lipat Bumi-Matahari. Para ilmuwan menggap versi menyusut planet gas Neptunus dengan seukuran 4 kali Bumi.

Dumusque dan rekan menggunakan teleskop HARPS-N di Kepulauan Canary untuk menjabarkan massa Kepler-10c. Berat 17 kali Bumi tapi bermassa massa jauh lebih kecil dari raksasa Neptunus. Sebuah dunia yang sangat padat, dunia berbatu.

"Semua model pembentukan planet yang ada tidak memprediksi jenis planet dan itu sebabnya kita tidak bisa percaya hasil di awal," kata Dumusque yang mempresentasikan temuan saat American Astronomical Society meeting di Boston pekan ini.

The Kepler-10 planetary system revisited by HARPS-N: A hot rocky world and a solid Neptune-mass planet

Xavier Dumusque, Aldo S. Bonomo, Raphaelle D. Haywood, Luca Malavolta, Damien Segransan, Lars A. Buchhave, Andrew Collier Cameron, David W. Latham, Emilio Molinari, Francesco Pepe, Stephane Udry, David Charbonneau, Rosario Cosentino, Courtney D. Dressing, Pedro Figueira, Aldo F. M. Fiorenzano, Sara Gettel, Avet Harutyunyan, Keith Horne, Mercedes Lopez-Morales, Christophe Lovis, Michel Mayor, Giusi Micela, Fatemeh Motalebi, Valerio Nascimbeni, David F. Phillips, Giampaolo Piotto, Don Pollacco, Didier Queloz, Ken Rice, Dimitar Sasselov, Alessandro Sozzetti, Andrew Szentgyorgyi, Chris Watson

arXiv (Submitted on 30 May 2014)


Akses : arXiv:1405.7881

http://www.laporanpenelitian.com/2014/06/198.html
READ MORE - Kepler-10c Mengisi Kontinum Exoplanet Mega-Bumi

Galaksi Kerdil Tak Sesuai Model Standar Kosmologi

LaporanPenelitian.com - Galaxy UGC 10214 terletak 420 juta tahun cahaya di konstelasi Draco menyajikan fitur paling dramatis dengan ekor memanjang sejauh 280.000 tahun cahaya bahwa para astrofisikawan sebelumnya membuat model standar kosmologi gagal sehingga membutuhkan alternatif.

Galaksi Kecebong menjulurkan ekor puing-puing ketika 2 galaksi bertabrakan dahsyat, tarikan gravitasi merobek hingga saling terpisah selama rentang lambat waktu kosmik. Kedua galaksi masih terlihat membentuk kepala kecebong.

Material berhamburan dari galaksi yang lebih besar menyebar ke ekor yang berisi kawanan bintang-bintang biru muda terbentuk dari gas dan debu runtuh, bintang tua menyatu bersama-sama dalam kelompok dan galaksi kerdil yang baru lahir.

"Model menghitung galaksi kerdil harus terbentuk di dalam gumpalan kecil materi gelap dan gumpalan tersebut harus terdistribusi secara acak terkait galaksi induknya," kata David Merritt, astronom Rochester Institute of Technology.

"Tapi apa yang diamati sangat berbeda. Galaksi-galaksi kerdil milik Bima Sakti dan Andromeda terlihat akan mengorbit, struktur disk tipis besar. Laporan sebelumnya tidak ada yang mengatakan benar-benar tampak sangat mirip struktur planar," kata Merritt.

Galaksi Kecebong dan galaksi lain mungkin membantu menjelaskan misteri luar biasa tentang Bima Sakti. Kosmolog memprediksi harus ada ribuan galaksi kerdil bertaburan secara acak di sekitarnya, meskipun pengamatan hanya 26 galaksi kurcaci mengorbit Bima Sakti dalam disc tipis.

Tabrakan di masa lalu mungkin menjadi mekanisme alternatif yang menjelaskan perbedaan yang lambat laun galaksi berudu kehilangan ekor. Akhirnya semua puing-puing terkoreksi menjadi galaksi satelit yang mengorbit raksasa besar.

"Kami melihat galaksi satelit dalam disk besar dan bergerak ke arah yang sama, seperti planet-planet di Tata Surya kita bergerak dalam bidang tipis dalam satu arah mengelilingi Matahari," kata Marcel Pawlowski, astronom Case Western Reserve University di Ohio.

"Itu tak terduga dan menjadi masalah nyata. Ketika kami membandingkan simulasi menggunakan data sebelumnya untuk diamati, kami menemukan ketidakcocokan," kata Pawlowski.



Co-orbiting satellite galaxy structures are still in conflict with the distribution of primordial dwarf galaxies

Marcel S. Pawlowski, Benoit Famaey, Helmut Jerjen, David Merritt, Pavel Kroupa, Jörg Dabringhausen, Fabian Lüghausen, Duncan A. Forbes, Gerhard Hensler, François Hammer, Mathieu Puech, Sylvain Fouquet, Hector Flores, Yanbin Yang


Akses : arXiv:1406.1799

http://www.laporanpenelitian.com/2014/06/212.html
READ MORE - Galaksi Kerdil Tak Sesuai Model Standar Kosmologi

20 Februari, 2014

Gua Pintu Menuju Neraka

Winda Destiana - Okezone
Foto: listverse
Foto: listverse
The Door to Hell Turkmenistan

Pada sebuah penegboran yang dilakukan 1971 silam, tidak sengaja para pengebor menemukan tempat ini. Terdapat sebuah gua di bawah tanah yang penuh dengan gas alam. Tanah di bawah pengeboran pun runtuh dan meninggalkan sebuah lubang besar.

Sementara pengeboran di Derweze, Turkmenistan, pada 1971, ahli geologi tidak sengaja menemukan sebuah gua bawah tanah yang penuh dengan gas alam. Tanah di bawah pengeboran runtuh, meninggalkan lubang besar dengan diameter sekitar 50-100 meter.

Untuk menghindari terkena sengatan gas beracun, para ilmuwan memutuskan membakar lubang. Geolog berharap api akan keluar dalam beberapa hari. Namun, kenyataannya api tetap membakar lubang tersebut hingga 40 tahun berlalu sampai saat ini. Penduduk setempat menamakannya sebagai Gua Pintu ke Neraka.

Akibatnya, kawasan ini kini menarik perhatian ratusan wisatawan setiap tahunnya. Padahal, Presiden negara tersebut memerintahkan agar situs ini ditutup untuk selamanya pada 2010 silam karena Turkmenistan berencana meningkatkan cadangan gas alamnya.


http://travel.okezone.com/read/2014/02/18/544/942962/gua-pintu-menuju-neraka-seperti-apa-tampilannya
READ MORE - Gua Pintu Menuju Neraka

09 Februari, 2014

Mengintip Secuil Bukti Surga di Qurna

Rizky Sekar Afrisia, Ananda Putri Laras
 
 
Pohon suci di Qurna, Irak. (Panoramio)
Pohon suci di Qurna, Irak. (Panoramio) Ada sekelompok pepohonan yang dipercaya berasal dari surga.

VIVAlife - Tak ada yang istimewa dari pepohonan di sudut Qurna, Irak bagian Selatan. Mereka hanya sekelompok pohon mati yang daunnya sudah meranggas meninggalkan batang. Tubuh pohon-pohon itu pucat, tak ada kehidupan mengalir di dalamnya.

Namun, selama berabad-abad ribuan wisatawan mengunjunginya. Perlakuannya pun tak sesederhana pepohonan biasa. Mereka dibentengi dinding beton, dijaga rantai besi. Ia terlindung sepenuhnya dari tangan-tangan jahil yang selalu ramai mengunjungi.

Menilik legendanya, tak heran pepohonan itu dianggap sedemikian istimewa. Penduduk setempat percaya, itu merupakan secuil bukti surga pernah ada di Bumi. Pepohonan itu dianggap bagian dari taman firdaus yang pernah ditinggali Adam dan Hawa.

Mengutip laman Atlas Obscura, Tree of the Knowledge of Good and Evil, adalah julukan untuk pepohonan itu.

Legenda pohon surga semakin dipercaya mengingat Qurna juga menyisakan keindahan selayak surga. Di sana mengalir Sungai Tigris dan Sungai Efrat. Keduanya menyatu sebelum bermuara ke Teluk Persia. Konon, Tigris dan Efrat adalah dua dari empat sungai di surga.

Hingga kini, tak ada yang bisa memastikan spesies Tree of the Knowledge of Good and Evil. Tak bisa diketahui pula sejak kapan pepohonan itu tumbuh di tempatnya.

Tentara Inggris pernah dikabarkan merusaknya usai Perang Dunia I, sampai beberapa pohon runtuh. Akhirnya, pohon-pohon yang tersisa dipagari beton dan dilengkapi taman kecil. Di bawah pemerintahan Saddam Hussein, sebuah kuil dibangun di dekatnya.

Menariknya, kuil itu sengaja didirikan untuk memantapkan gambaran manusia akan surga. Pembangunannya memadukan banyak budaya dan agama, seperti cerita surga. Selain meleburkan ciri khas Islam dan Kristen jadi satu, gaya Yahudi juga disertakan pada kuil.

Penduduk sekitar pun menganggap pohon itu suci. Ketika salah satu ada yang mati, mereka akan menanam lagi demi menjaga kelestarian kesucian. Sementara itu, yang sudah mati, akan dibiarkan membusuk dan kerap dikelilingi wisatawan untuk memanjatkan doa. (art)

http://life.viva.co.id/news/read/479807-mengintip-secuil-bukti-surga-di-qurna
READ MORE - Mengintip Secuil Bukti Surga di Qurna

Samudra Raksasa Ditemukan Dalam Perut Bumi


Ketika ilmuwan memayar (scan) di kedalaman bagian dalam bumi menemukan sebuah waduk raksasa di bawah Asia Timur, volume air di dalamnya setara dengan jumlah air di lautan Antartika atau lautan kutub utara. Yang tampak di sisi kiri gambar atas adalah sebuah gambar bidang singgung gambar sebelah kanan, menampakkan ketidaknormalan atenuasi (pelemahan) gelombang kejut dalam mesofer di kedalaman 620 mil di bawah tanah. Di antara kedua gambar tersebut, warna merah menerangkan lapisan batuan yang luar biasa lemah dan gembur, dan dianggap bagian dalamnya banyak mengandung air, sedangkan warna biru menerangkan batuan yang luar biasa keras (warna putih dan kuning terletak di tengah-tengah).
Untuk pertama kalinya manusia menemukan sistem air raksasa di mesosfer bagian dalam.
Menurut laporan life science com, bahwa ketika memayar di kedalaman bagian dalam bumi, ilmuwan menemukan sebuah waduk raksasa di bawah Asia Timur, volume air di dalamnya setara dengan jumlah air di lautan Antartika atau lautan Kutub Utara. Ini adalah kali pertamanya manusia menemukan sebuah sistem air raksasa di mesofer bagian dalam.
Temuan ini adalah hasil penelitian bersama ahli geologi dari Universitas Washington yakni Michael Wysession dengan Jesse Lawrence, mahasiswanya dari Universitas California, dan temuan ini akan dipublikasikan di monograf terbitan lembaga geofisika Amerika. Mereka berdua telah mengalisis bersama grafik gelombang kejut sebanyak hampir 600.000 bagian (catatan gelombang kejut yang muncul ketika gempa bumi melintasi bumi, dikumpulkan dari peralatan yang tersebar di berbagai daerah di dunia).
Mereka mendapati, bahwa gelombang gempa di bawah daratan Asia memperlihatkan fenomena yang lemah, selain itu kecepatannya juga sedikit melamban, Wysession mengatakan : “Air dapat memperlambat kecepatan gelombang gempa, sejumlah besar tanda-tanda melamban dan melemahnya hal tersebut dapat memprediksi di mana terdapat air.”

Menurut perhitungan sebelumnya, bahwa ketika lapisan batuan dingin tenggelam ke dalam mesofer di bawah tanah sedalam ribuan km, suhu tinggi di kedalaman bawah tanah akan mengeluarkan uap air dalam lapisan batu tersebut.

Wysession menuturkan : “Itulah yang akan kami tunjukkan di sini, air dalam lapisan batuan tersebut tenggelam bersama lapisan batuan dasar laut dan air itu sangat dingin, namun seiring dengan membesarnya tingkat kedalaman, suhu akan mulai naik, dan lapisan batuan mulai tidak stabil, dan kehilangan air yang terkandung di dalamnya.” kemudian air mulai naik dan masuk ke daerah timbunan, dan di sana menjadi daerah jenuh air, namun di sana sekilas tampak tetap seperti lapisan batuan padat, dan hanya dengan meletakkannya dalam laboratorium Anda baru dapat menemukan air di dalamnya.”
Meski sekilas mereka tampak seperti batuan padat, sebanyak 15 % dalam beberapa batuan dasar laut adalah air. Wysession menuturkan: “Konkretnya, air berada dalam struktur mineral batuan. Ketika Anda memanaskannya, ia akan menghilangkan air, sama seperti Anda membakar sepotong tanah liat, bisa menghilangkan semua air di dalamnya.”

Peneliti memprediksikan, bahwa di daerah-daerah permukaan bumi yang diselimuti air, cukup 0.1 % lapisan batuan tenggelam ke dalam mesofer sudah bisa menghasilkan volume air yang setara dengan satu lautan Kutub Utara.

Wysession menamakan struktur bawah tanah yang baru ini sebagai “Beijing abnormal”, sebab ia ditemukan di bawah Kota Beijing, China, yang nilai resesi gelombang gempanya terbesar. Pertama kali Wysession memakai istilah ini dalam sebuah penjelasannya di Universitas Beijing.
Menurut Wysession : “Mereka merasa sangat menarik, ancaman gempa bumi China jauh lebih besar dibanding daerah lain di dunia, karena itu mereka sangat tertarik pada seismologi.”
Sebanyak 70% permukaan bumi ditutupi oleh air, air-air ini memiliki banyak manfaatnya, satu di antaranya adalah memainkan peranan “pelicin” bagi pergerakan lempeng daratan.
Coba lihat Venus kita, di mana menurut Wysession, bagian dalamnya sangat panas dan ekstrem kering, ia tidak memiliki struktur lempeng, semua air yang ada mungkin telah di-evaporasi (menguap), tidak ada lempeng, dan seluruh sistemnya ditutup.

http://www.anehdidunia.com/2012/03/ketika-ilmuwan-memayar-scan-di.html 
READ MORE - Samudra Raksasa Ditemukan Dalam Perut Bumi

Awan - Awan Aneh dan Unik

 Awan Berbentuk Orang Berdoa Usai Pemakaman Uje. Liputan Pemakaman Ustadz Jefry AL-Buchori 


 Awan Berlafaz Allah Muncul di atas Masjid Besar Lembang
Awan Berlafaz Allah Muncul di atas Masjid Besar Lembang

Sumber : http://palingseru.com/19626/awan-berlafaz-allah-muncul-di-atas-masjid-besar-lembang
Copyright © Palingseru.com
Awan Berlafaz Allah Muncul di atas Masjid Besar Lembang

Sumber : http://palingseru.com/19626/awan-berlafaz-allah-muncul-di-atas-masjid-besar-lembang
Copyright © Palingseru.com
Awan Berlafaz Allah
Awan Berbentuk Kepala Pertuk di Puncak Merapi Dusun Anom, Desa Sudimoro Kec. Srumbung Magelang Jawah Tengah pada tanggal 25 Oktober 2010 oleh Suswanto 

Awan Malaikat Mucul di Florida Ketika Paus Francis Terpilih

Sumber : http://palingseru.com/19613/awan-malaikat-mucul-di-florida-ketika-paus-francis-terpilih
Copyright © Palingseru.com
Awan Malaikat-mucul-di-florida-ketika-paus-francis
Awan Malaikat Mucul di Florida Ketika Paus Francis Terpilih

Sumber : http://palingseru.com/19613/awan-malaikat-mucul-di-florida-ketika-paus-francis-terpilih
Copyright © Palingseru.com
 awan malaikat florida
Awan berbentuk anjing yang diabadikan di Glasgow, sangat mirip dengan Afghan Hound di bawah ini. (Robert Steel)
 
Saat menjelang malam di Giffnock, Glasgow (30/9) lalu, awan muncul dengan bentuk anjing raksasa.
Terlihat seperti jenis anjing Afghan Hound. Kemunculannya yang tiba-tiba ditangkap oleh fotografer, Robert Steel. Awan anjing ini nampak dengan jelas seperti seekor anjing yang sedang berbaring di kaki tuannya. (Erabaru/DM/sua)
 
Awan ialah hiasan yang indah saat pemandangan cerah karena penampakan luas nan damai ini dapat kita nikmati secara gratis di bumi. indahnya awan langit siapa sangka terkadang juga membetuk perwujudan yang unik seperti di bawah ini:

Kepala monyet dari samping


UFO raksasa

Lampu Aladin

Bayi mengambang (bulatan yang di sebelah kanan adalah kepalanya)

Ayam

Kuda

Naga

Anak singa

Tangan

Bintang laut

Pedang

Ikan

Ikan lumba-lumba

Hati

Hati (tapi bukan bentuk awannya, melainkan langit birunya)

Merpati

Elang

Burung Kolobri (Hummmingbird)

Gajah

Bulu

Muka orang

Ubur-ubur

Orang berlari sambil bawa bunga

Jamur raksasa

Anjing poodle

Kelinci
Tikus lagi ngomong, "Sssst... jangan bilang-bilang kalo ane lagi di sini ya!"

Matahari tersenyum

Siput

Kura-kura lagi digendong sama buaya

Muka penyihir tua

Bentuk orang lagi bilang, "Ente dipecat!!!"
  
Horseshoe vortex

Kelvin-Helmholtz

Mammatus at the base of a storm cloud
Foto ini diambil di wilayah sekitar sports stadium di Hasting, Nebraska pd thn 2004.
Virga

Wave clouds

Gambar awan di atas pantai Amsterdam tsb di ambil pd tgl 19 Dec 2005 oleh Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) device on board NASA's Terra research satellite.

Cap cloud

Altocumulus lenticularis


Foto ini di ambil oleh gavin pretor di Gunung Rainier, washington US.
Pink Ufos

Foto ini di ambil oleh Richard Gamblyn di pegunungan sebelah selatan negara Spanyol

Roll cloud

Fallstreak holes
http://www.anehdidunia.com/2012/03/awan-awan-aneh-dan-unik.html



Mau Sehat Minum Air Izaura
Bebas Finansial Di Masa Depan Gabung Dgn Jaringan Bisnis Air Sehat Izaura
 
 
 
Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempat 
Kos Putri Salsabilla Kendari
 Hub 081342791003
 
 
Menerima pesanan Kanopi, Pagar Besi, Jendela
 dengan Harga Murah dengan Sistim Panggilan.



Topi Pegawai Ditjen Perikanan Tangkap
Berminat Hub 081342791003 
 
 
Miliki Kavling tanah di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di GRIYA GODO PERMAI BIMA
Berminat Hub 081342791003

READ MORE - Awan - Awan Aneh dan Unik