Kronologis
penangkapan keempat kapal tersebut menurut Nahkoda KP.
HIU MACAN 001 Samson
yaitu pada Selasa
tanggal 28 Juli 2015 Jam : 20.00 WIB KP. HIU MACAN 001 Tolak dari Pontianak
menuju Target Operasi dengan cuaca cerah dan Gelombang.
Pada
hari Rabu tanggal 29 Juli 2015 jam 17,50 WIB mendeteksi beberapa kapal illegal
fishing yang sedang melakukan kegiatan penangkapan di perairan ZEE Indonesia Laut
Cina Selatan secara illegal, lalu KP. HIU MACAN 001 melakukan Penghentian, Pemeriksa, Membawa dan Menahan (HENRIKHAN)
kapal.
Kapal pertama di tangkap KM. BV 9619 TS kapal Vietnam GT. 85 dengan
Nahkoda Tran Van Khang. Pada Posisi : 03º 18.19’ N / 109º 45.57’ E KP. HIU MACAN 001 berhasil memberhentikan KM. BV 9619 TS kapal Vietnam GT. 85 sebagai kapal Bantu Pair Trawl dan para awak kapal yang berjumlah 3 (tiga) orang berkebangsaan Vietnam
dipindahkan ke KP. HIU MACAN 001. Selanjutnya Nakhoda KP. HIU MACAN 001
menurunkan 2 (dua) personil untuk memeriksa dan mengamankan kapal tersebut. Jenis
pelanggaran : tidak ada dokumen.
Kapal Kedua di tangkap KM. BV 8281 TS kapal Vietnam GT. 90
dengan nahkoda Tran Thien Quang. Pada Posisi : 03º 18.19’ N / 109º 45.57’ E KP. HIU MACAN 001 berhasil memberhentikan KM. BV 8281 TS kapal Vietnam GT. 90 menggunakan
alat tangkap Pair Trawl dan para
awak kapal yang berjumlah 20 (dua puluh)
orang berkebangsaan Vietnam
dipindahkan ke KP. HIU MACAN 001. Selanjutnya Nakhoda KP. HIU MACAN 001
menurunkan 2 (dua) personil untuk memeriksa dan mengamankan kapal tersebut. Jenis
pelanggaran : tidak ada dokumen.
Kapal Ketiga di tangkap KM. BV 9947 TS kapal Vietnam GT. 85 dengan nahkoda Ngo Van Gia. Pada Posisi : 03º 13.58’ N / 109º 47.59’ E KP. HIU MACAN 001 berhasil memberhentikan KM. BV 9947 TS kapal Vietnam GT. 85 menggunakan
alat tangkap Pair Trawl dan para
awak kapal yang berjumlah 3 (tiga)
orang berkebangsaan Vietnam
dipindahkan ke KP. HIU MACAN 001. Selanjutnya Nakhoda KP. HIU MACAN 001
menurunkan 2 (dua) personil untuk memeriksa dan mengamankan kapal tersebut. Jenis pelanggaran : tidak ada dokumen.
Kapal Keempat di tangkap KM. BV 7282 TS kapal Vietnam GT. 85 Len Vasn Phuong. Pada Posisi : 03º 13.58’ N / 109º 47.59’ E KP. HIU MACAN 001 berhasil memberhentikan KM. BV 7282
TS kapal Vietnam GT. sebagai kapal Bantu Pair Trawl dan
para awak kapal yang berjumlah 22 (dua
puluh dua) orang berkebangsaan Vietnam
dipindahkan ke KP. HIU MACAN 001. Selanjutnya Nakhoda KP. HIU MACAN 001
menurunkan 2 (dua) personil untuk memeriksa dan mengamankan kapal tersebut. Jenis pelanggaran : tidak ada dokumen.
Sekitar Jam : 20.30 WIB KP. HIU MACAN 001 dan 4 (empat) kapal tangkapan tolak menuju Stasiun PSDKP Pontianak dan
KP. HIU MACAN 001 Menambah kecepatan untuk segera melakukan Evakuasi terhadap
ABK kapal tangkapan yang berjumlah 48 (empat
puluh delapan) Orang ke Stasiun PSDKP Pontianak.
Pada hari Kamis tanggal 30
Juli 2015 Jam 09.00 WIB KP. HIU MACAN 001 tiba di Stasiun PSDKP Pontianak dan Langsung melakukan
Evakuasi terhadap 48 (empat puluh
delapan) Orang ABK kapal tangkapan dan 4
(empat) kapal tangkapan msh dalam perjalanan menuju Stasiun PSDPK Pontianak
, untuk
menjalani proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.
Direktur Jenderal
Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Bapak Asep Burhanudin, di
Jakarta memaparkan kapal-kapal yang
ditangkap seluruhnya diawaki oleh 48 (empat puluh delapan) warga negara
Vietnam, yaitu 1). KM. BV 9619 TS (85 GT, ABK 3
orang), 2). KM. BV 8281 TS (90 GT, ABK 20 orang), 3). KM. BV 9947 TS (85 GT,
ABK 3 orang), dan 4). KM BV 7282 TS (90 GT, ABK 22 orang). Keempat kapal tersebut tertangkap tangan saat sedang
melakukan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik
Indonesia (WPP-NRI), tanpa dilengkapi dokumen-dokumen perizinan kegiatan
penangkapan ikan dari Pemerintah RI.
Kapal-kapal penangkap ikan
yang tertangkap tangan tersebut diduga melanggar Pasal 93 ayat (2) jo Pasal 27
(2) UU No. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 2004 tentang
Perikanan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda
paling banyak Rp. 20 milyar.
Sedangkan Direktur Kapal Pengawas Ditjen PSDKP Bapak Ir. Budi Halomoan, M.Si mengatakan sejak Januari 2015 sampai 30
Juli 2015 kapal yang ditangkap oleh Kapal Pengawas yang beroperasi 27 kapal
pengawas di wilayah barat maupun wilayah timur adalah sebanyak 67 kapal yang
terdiri dari kapal Vietnam 23 kapal, Thailand 5 kapal, Philipina 6 kapal,
Malyasia 4 kapal dan Indonesia 29 kapal.
Tabel Negara Asal Kapal Illegal Fishing yang ditangkap Kapal Pengawas KKP sampai tanggal 30 Juli 2015.
No.
|
NAMA NEGARA
|
UNIT (KAPAL)
|
PERSENTASE (%)
|
1.
|
VIETNAM
|
23 KAPAL
|
34,3
|
2.
|
THAILAND
|
5
KAPAL
|
7,4
|
3.
|
PHILIPINA
|
6
KAPAL
|
8,9
|
4.
|
MALAYSIA
|
4 KAPAL
|
5,9
|
5.
|
INDONESIA (KII)
|
29 KAPAL
|
43,2
|
JUMLAH
|
67 KAPAL
|
100
|
Email
mukhtar_api@yahoo.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar