23 Juli, 2014

Stasiun PSDKP Tual Melaksanakan Buka Puasa Bersama Dengan Keluarga Besar KKP di Tual

Stasiun Pengawasan SDKP Tual melaksanakan buka puasa bersama pada tanggal 22 Juli 2014 dengan segenap keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan di Daerah Kepulauan Kei Tual Maluku yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tual, Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual dan LPPMHP Tual serta ABK KP. Paus.


Selain keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan hadir pula Bapak Aminudin, SH, MH Ketua Pengadilan Negeri Tual, Bapak Ustan H. Zein Mat doan Dari Kantor Urusan Agama Kota Tual, Bapak Imam Mesjid Al Mujahidin Dumar, Direktur PT. Maritim Timur Jaya dan Pelaksana kegiatan pembangunan Direktur CV. Mahakam, CV. Surya Konsultan, CV. Sinagray Engineering serta Staf Lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan, Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual dan Staf Stasiun PSDKP Tual, dan terakhir hadir agak terlambat ibu Lily Letelay, S.Pi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara.

Acara diawali Sambutan Kepala Stasiun Pengawasan SDKP Tual, Penguntingan Pita oleh Bapak H. Syam Wusurwuit, S.Pi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tual,  Bapak Silvinus MC Jaftoran, S.Pi Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual, Bapak Aminudin, SH, MH Ketua Pengadilan Negeri Tual, Bapak Ustan H. Zein Mat doan dan Bapak Bukhari Imam Mesjid Al Mujahidin Dumar.
 
Setelah itu dilanjutkan dengan penandatangan prasasti dimulainnya pemakaian mushola oleh Bapak Mukhtar, A.Pi, M.Si Kepala Stasiun PSDKP Tual  didampingin oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tual dan Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual yang sebelumnnya sudah dilakukan peletakan batu pertama oleh Bapak Syahrin Abdurrahman, SE Direktur Jenderal Pengawasan SDKP pada tanggal 24 Oktober 2013.


Pengisian ceramah oleh Bapak Ustan H. Zein Mat doan dari Kantor Agama Kota Tual, dan doa dibawahkan oleh Bapak Bukhari Imam Mesjid Al Mujahidin Dumar, setelah itu berbuka dilanjutkan sholat magrib bersama dan ditutup acara makan malam bersama.

Pada Sambutannya Kepala Stasiun PSDKP Tual mengatakan Dengan datangnnya bulan Ramadhoan ini kami segenap keluarga besar Stasiun PSDKP Tual mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan dan kami mohon maaf apabila dalam keseharian kami dan staf ada perbuatan baik yang disengaja maupun tidak disengaja mohon bukakan pintu maaf dan begitupula kami dan staf memafkan pula bapak bapak sekalian, Amin.


Tujuan dari kegiatan ini adalah mempererat Siraturahmi antara keluarga besar Kelautan dan Perikanan di Kepulauan Kei ini yang mana perlu kita jalin dan jaga kebersamaan karena kita membawa dan mensukseskan satu Visi Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu Pembangunan Kelautan dan Perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat dan di tindak lanjuti dengan salah satu Misinya yaitu Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan.
Praktek-praktek Illegal, Unreported dan Unregulated (IUU) Fishing serta Destructive Fishing yang semakin marak akhir-akhir ini disinyalir tidak pernah berhenti bahkan cenderung bertambah, mereka para pelaku illegal fishing selalu menjarah Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Indonesia yang berdampak terhadap kerugian yang sangat besar bagi devisa negara dan secara langsung dapat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat nelayan.

Oleh karenanya selain dibutuhkan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan yang mampu bertugas untuk mewujudkan visi dan misi KKP perlu juga juga dibutuhkan fasilitas pembinaan rohani  yaitu Mushola yang diberi nama Mushola Al Muhtadin yang mampu mendukung kinerja pegawai lingkup Kelautan dan Perikanan umumnnya dan khusunnya pegawai Stasiun PSDKP Tual

Dengan dibangunnya Mushola ini diharapkan tingkat keimanan Pegawai Kelautan dan Perikanan umumnnya dan  Stasiun PSDKP Tual  khususnya meningkat sehingga kinerja dan etos kerja akan menjadi lebih optimal lagi dalam melayani masyarakat.
Penamaan Mushola ini   Al – Muhtadin bukan berarti mengambil dari nama kami tapi sudah dengan pembahasan yang alot sampai pemungutan suara segala ya kaya pemilihan presiden dan kamipun berkonsultasi dengan imam mesjid akhirnnya di ambil kesimpulan memakai nama Mushola Al-Muhtadin yang artinnya Orang-orang yang diberi petunjuk. 

Diharapkan pegawai lingkup kelautan dan perikanan didaerah ini yang sholat didalamnnya atau yang bekerja didaerah ini selalu diberi petunjuk yang baik oleh Allah SWT, Tuhan YME sehingga dapat menjalankan roda kegiatan kelautan dan perikanan dengan baik dan sukses. Amin.














Tidak ada komentar: