28 Desember, 2022

BEM KM UMRAH Gelar Aksi Penolakan Konsesi ZEE Vietnam dan RUU DK

Meutiaranews.co – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji ( BEM KM UMRAH ) menggelar aksi mengawal permasalahan Kemaritiman, diantaranya penolakan Konsesi ZEE Vietnam dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Daerah Kepulauan  (RUU DK) dengan aksi simbolik di depan Gedung DPR RI, Senin (26/12/2022).

Perwakilan aksi menilai Konsesi ZEE Vietnam merugikan negara dan merugikan nelayan lokal dan menilai RUU Daerah Kepulauan harus segera disahkan karena sangat mendesak dan sangat dibutuhkan Daerah yang berciri Kepulauan, Khususnya Kepulauan Riau.

Presiden Mahasiswa BEM KM UMRAH, Alfi Riyan Syafutra, menerangkan bahwa Konsesi ZEE Vietnam ini merugikan negara karena menyangkut kedaulatan, yang mana ketahui kedaulatan negara tidak bisa ditawar tawar, dan juga konsesi merugikan nelayan lokal dalam mencari penghidupan. Pengesahan RUU Daerah Kepulauan menjadi harapan dan akan menjawab keresahan dan kesulitan, serta kesejahteraan Nelayan dan masyarakat pesisir.

“Aksi ini mengenai penolakan Konsesi ZEE dan mendesak pengesahan RUU Daerah Kepulauan yang sampai sekarang belum disahkan DPR. Aksi bersifat simbolik seperti memasang banner besar kata Alfi saat dihubungi, Senin, 26 Desember 2022

Alfi merangkum 7 tuntutan Kemaritiman di Kepulauan Riau yang disampaikan dalam aksi hari ini, yaitu:

  1. Mendesak Pemerintah Pusat Segera Mengesahkan RUU Daerah Kepulauan
  2. Menolak dan Mendesak Pemerintah Pusat untuk tidak memberikan Konsesi ZEE Vietnam karena sangat merugikan kedaulatan negara dan tidak pro nelayan lokal
  3. Mendesak pemerintah pusat memperhatikan Nelayan Lokal Khususnya Nelayan Natuna, Kepulauan Riau yang melaut Di 12 Mil keatas di Laut Natuna Utara (Laut China Selatan)
  4. Mendesak Pemerintah Pusat Memperkuat Telekomunikasi di Provinsi Kepulauan Riau
  5. Mendesak Pemerintah pusat memperhatikan integrasi Akses Transportasi Laut di Provinsi Kepulauan Riau
  6. Mendesak Pemerintah Pusat Memperkuat Pertahanan dan Keamanan di daerah Perbatasan Provinsi Kepulauan Riau.
  7. Menolak Kesepakatan ZEE Indonesia Vietnam”

Adapun Alfi menyebut aksi penolakan Konsesi ZEE Vietnam ini dan mendesak pengesahan RUU Daerah Kepulauan ini diikuti Kampus – kampus BEM SI Wilayah BSJB dan Kampus – Kampus BEM SI Wilayah SUMBAGUT.

 Alfi menambahkan sangat menyayangkan Anggota DPR, DPD RI Dapil Kepulauan Riau yang hari ini tidak ada kepedulian, dan tutup mata, terhadap permasalahan Kemaritiman di Kepulauan Riau, dan tak pernah mewakili suara suara nelayan, dan masyarakat pesisir di senayan. (es)

 https://meutiaranews.co/2022/12/27/bem-km-umrah-gelar-aksi-penolakan-konsesi-zee-vietnam-dan-ruu-dk/

 


 

Lihat Artikel Kelautan Lainnya



Pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan



 
Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempatnya


 

Topi KKP

Berminat Hub 081342791003 
 
 
  Menyediakan Batik Motif IKan
Untuk Melihat Klik
Yang Berminat Hub 081342791003



Miliki Kavling tanah di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di 


Investasi Kavling Tanah Perumahan di Griya Godo Permai yang merupakan Daerah Pengembangan Ibu Kota Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Jarak hanya + 1 Kilo meter dari Kantor Bupati Kab. Bima dan dari jalan utama hanya + 500 Meter.
Berminat Hub 081342791003
 

 

 


Tidak ada komentar: