21 April, 2016

Nelayan Malaysia Melakukan Demontrasi Akibat Penangakapan Kapal Ikan Mereka

Persatuan Nelayan Kawasan Sekinchan dengan Kerjasama MCA Bhg Sungai Besar mengadakan  demontrasi tanggal 18 April 2016 berkaitan Penahanan Bot Nelayan tempatan (Malaysia) oleh pihak Penguatkuasa Indonesia d hadapan Kedutaan Besar Indonesia, KUALA LUMPUR. Dalam demontrasi ini persatuan nelayan akan menyediakan 3 buah bas untuk nelayan menyertainya.

Antara tokoh yg di jangka hadir menyertai demontrasi tersebut adalah seperti berikut :-

1) Lee Aik Leong.
- Pengerusi Persatuan Nelayan Sekinchan.
2) Kek Seng Hooi.
- Ketua MCA Bahagian Sg Besar.
3) Ng Boon Keong.
- Ketua PPMCA Bahagian Sg Besar.
4) Dato Jamal Md Yunos.
- Ketua Umno Bhgn Sg Besar.

Ulasan.
- Demontrasi di adakan bertujuan mendesak pihak penguatkuasa Indonesia menghentikan tindakan menahan bot nelayan yang di dakwa mnceroboh perairan Indonesia. Sebaliknya nelayan tempatan mendakwa pihak penguatkuasa Indonesia yg telah menceroboh perairan Malaysia dan menahan bot nelayan tempatan kemudian di tunda ke perairan Indonesia dgn tuduhan menceroboh.
- Nelayan juga menggesa pihak Kedutaan Indonesia di Malaysia melakukan siasatan dgn adil kerana sebelum ini perkara yang sama telah berlaku kpd nelayan tempatan yg mengalami kerugian besar.
- Penyertaan pimpinan MCA dan Dato Jamal sebagai menyatakan sokongan dan simpati kpd nelayan.

Menurut Pak Dubes terkait demonstrasi nelayan Malaysia di depan KBRI KL mengatakan :

1. Hari ini 18 April 2016 pukul 15.00 terjadi demonstrasi oleh nelayan Sekinchan Malaysia di depan KBRI KL. Demonstrasi dilakukan sekitar 50 orang dan dilakukan scr tertib dan dlm kawalan polisi.

2. Demonstrasi ini merupakan demo kedua kali terkait penangkapan kapal Malaysia SLFA4624, PKFB1512 dan KHF1917. Demo dipimpin Dato Jamal Yunos, politisi UMNO.

3. KBRI tlh menerima Dato Jamal Yunos dan wakil nelayan. Mereka kembali memberikan memorandum dan menanyakan proses hukum dan informasi bhw kapal akan segera ditenggelamkan pada minggu ini.

4. KBRI jelaskan hals sbb:

A. Proses hukum ketiga kapal tlh masuk ke tahap penuntutan. Posisi ada di Batam. Belum ada informasi dr Jkt bhw kapal akan ditenggelamkan.

B. Kasus ini merupakan penegakan hukum Indonesia. KBRI kembali sarankan agar pemilik atau Kedubes Mlys dpt menunjuk pengacara utk lakukan pendampingan hukum dan sampaikan bukti2 terkait alibi bhw posisi kapal msh di wil malaysia. Dijelaskan bhw koordinat penangkapan oleh otoritas Indonesia menunjukkan masuk wilayah perairan Indonesia.

C. KBRI tlh bertemu dgn Dir Konsuler Wisma Putra. Dijelaskan bhw Konsulat Mlys Pekanbaru tlh kunjungi 2 nahkoda Mlys di Batam et dlm kondisi sehat dan baik.

D. KBRI sarankan agar pihak keluarga juga dapat mengunjungi para nahkoda di Batam berkoord dgn Konsulat Mlys Pekanbaru.

E. KBRI selalu memberikan update kasus ini kepada Sekjen Persatuan Nelayan Sekinchan. Oleh karena itu demonstrasi ini sebenarnya tdk perlu krn komunikasi selalu terjalin.

5. KBRI akan pantau perkembangan ini selanjutnya.


Dmk ump.

Tidak ada komentar: