17 Juni, 2014

Dirjen PSDKP Meresmikan Pengoperasian Speed Boat di Timika

Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menempatkan beberapa speed boat diwilayah timur Indonesia yaitu salah satunya di Timika khusus mengawasi dan memberatans illegal fishing di Perairan Mimika Papua Barat dan Perairan Arafuru.
Pelaksanaan peresmian 1 (satu) unit speed boat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan yang ditempatkan di Pos Pengawasan SDKP Timika di Pangkalan Pendaratan Ikan Poumako Timika pada tanggal 13 Juni 2014 dilakukan oleh  Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Syahrin Abdurrahman, SE. Penyerahan diawali penandatanganan berita acara penyerahan pemakaian Speed boat Napoleon 025 dari Bapak Ir. Nugroho Adji, M.Si Direktur Pemantauan SDKP dan PIP kepada Bapak Mukhtar, A.Pi, M.Si Kepala Stasiun Pengawasan SDKP Tual disaksikan oleh Bapak Dirjen PSDKP dan Bapak Yosep Lasse Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mimika.
 
Selanjutnnya Bapak Dirjen PSDKP menyerahkan Maket Speed boat kepada Kepala Stasiun PSDKP Tual, kemudian kepala Stasiun PSDKP Tual menyerahkan untuk operasional speed boat tersebut kepada Bapak Haryadi Nugroho, S.IP, M.Si Koordinator Pos PSDKP Timika. Setelah itu Bapak Dirjen menandatangani plakat speed boat Napoleon 025 sebagai tanda peresmian Speed boat pengawasan yang memiliki sepesifikasi yakni material Fiberglass Reinforces Plastics (FRP) panjang 12 meter, lebar 3,20 meter, tinggi 1,60 meter, dan kecepatan maksimal mencapai 24 knot, mampu menampung ABK 10 (sepuluh) orang. Kapal dengan kapasitas tangki bahan bakar 600 liter ini, memiliki mesin Diesel inboard mercuri berukuran 2 x 220 HP, berbahan bakar solar dengan kemampuan jelajah (endurance) 8 jam.
 
Bapak Dirjen PSDKP mengatakan pada sambutannya untuk mewujudkan Indonesia bebas illegal fishing dan kegiatan yang merusak sumber daya kelautan dan perikanan, maka dukungan speed boat untuk melaksanakan operasional pengawasan secara bertahap harus dipenuhi.  Dari tahun ke tahun Ditjen PSDKP  telah meningkatkan pemenuhan speed boat pengawas dimaksud, sehingga Ditjen. PSDKP dapat menunjukkan eksistensinya dalam mengawal pemanfaatan SDKP yang bertanggung jawab.
 
Seperti kita ketahui bersama, di wilayah perairan Kabupaten Timika yang mencakup Laut Arafura memiliki potensi perikanan yang cukup tinggi, sehingga diperlukan pengawasan agar pemanfaatan SDKP tepat sasaran dan bertanggung jawab.  Pengawasan usaha perikanan dilaksanakan oleh pengawas perikanan yang didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana/infrastruktur pengawasan agar operasional pengawasan dapat dilaksanakan secara optimal.

 
Untuk mendukung operasional pengawasan SDKP khususnya di wilayah Laut Arafura, Pada hari ini akan dilakukan penyerahan 1 (satu) unit speed boat pengawas ukuran 12 meter dengan material Fiberglass Reinforces Plastics (FRP) dengan penggerak utama mesin diesel in board. Dengan terpenuhinya penyediaan sarana pengawasan, khususnya speed boat pengawas untuk operasional pengawasan SDKP; diharapkan pengawas perikanan mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat terutama di bidang pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. 
 
Selanjutnya saya, mengapresiasi atas kerjasama dan koordinasi yang sudah terjalin dengan baik antara Ditjen PSDKP dengan  Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mimika serta instansi terkait.  Saya harap ke depan kerjasama ini akan terus ditingkatkan dalam upaya menjalankan tugas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan guna mendukung industrialisasi kelautan dan perikanan.
  
Selanjutnnya Bapak Dirjen PSDKP mencoba berlayar dengan Speed boat Napoleon 025 dengan terlebih dahulu mengunting pita dipintu masuk speed boat lalu memecahkan kendi didepan haluan tanda mulai diopersikannya Speed boat Napoleon 025 tersebut.
 

Penulis  : Mukhtar, A.Pi, M.Si  (17062014)
Kepala Stasiun Pengawasan SDKP Tual


Tidak ada komentar: