Endapan lapisan asam yang digali dari dasar es Greenland menunjukkan kemungkinan terjadinya letusan dahsyat yang pernah terjadi pada abad VI. Kekuatannya mungkin lebih besar daripada Letusan Gunung Tambora di Sumbawa dan sempat membuat seluruh permukaan Bumi gelap.
Bukti terjadinya letusan berupa ditemukannya molekul asam sulfat di lapisan es Greenland. Molekul-molekul tersebut mendukung cerita dalam naskah kuno bahwa pada tahun 536 wilayah Asia, Mesopotamia, hingga Eropa menghadapi bencana gelap dan dingin yang menyebabkan kerusakan lahan pertanian, memicu peperangan, dan wabah penyakit. Sebelumnya cerita ini masih menjadi misteri karena tidak ditemukan bukti-bukti apapun, jejak letusan atau jatuhnya meteor besar.
Pengujian menunjukkan molekul sulfat di Greenland menegndap antara tahun 533-536. Usianya cocok dengan usia lapisan sulfat dalam jumlah besar yang ditemukan di inti es dari Antartika. Data tersebut juga konsisten dengan informasi dari lingkaran-lingkaran batang pohon tua dari belahan Bumi utara yang menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhannya mengalami penurunan selama seabad dimulai tahun 536.
Peristiwa semacam ini tercatat dalam teks kuno China yang menceritakan bahwa kegelapan berlangsung sekitar setahun. Kelaparan melanda dan salju turun di musim panas. Pada kurun waktu yang sama, orang nomaden Mongolia yang dikenal sebagai kaum Avars juga diceritakan bermigrasi ke Eropa. Meski kontroversial, beberapa ahli sejarah juga mengaitkan masa kegelapan ini sebagai pemicu runtuhnya peradaban Mesoamerika di Teotihuacan, wabah penyakit pes yang meluas di Eropa dan Timur Tengah, kebangkitan Islam, dan jatuhnya kekisaran Romawi.
"Tidak diragukan lagi penyebab peristiwa bencana sebesar itu, sebab bukti tersebut cukup untuk menyimpulkan bahwa penyebab letusan besar," kata Keith Briffa, dari Universitas East Anglia, Inggris. Temuannya telah dilaporkan dalam jurnal Geophysical Research Letters edisi terbaru. Namun, gunung mana yang meletus kembali menjadi tanda tanya.
Yang masih membingungkan lagi, efek pendinginan Bumi tersebut tidak terlihat pengaruhnya di belahan Bumi selatan. Namun, bukti-bukti tersebut memperlihatkan bahwa efek letusan terhadap suhu Bumi lebih besar daripada letusan Gunung Tambora tahun 1815 maupun Krakatau tahun 1883.(NG/WAH)
http://nasional.kompas.com/read/2008/03/20/21130297
Baca Artikel Dana Mbojo / Bima Lainnya
Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempat
http://nasional.kompas.com/read/2008/03/20/21130297
Baca Artikel Dana Mbojo / Bima Lainnya
Untuk
kebutuhan Air Minum yang menyehatkan coba konsumsi Air Izaura Air yang
terbukti dapat membantu proses penyembuhan Kegemukan, Migran, Alergi,
Sakit Maag, ASam Urat, Nyeri Sendi, Sambelit, Saking Pinggang,
Osteiporosis, Reumatk, Kanker, Vertigo, Ashma, Brinchitis, Darah Tinggi,
Kencing Batu, Kolestrol, DIABetes, Jantung, Darah Rendah, Jerawat',
WAsir dan Batu Ginzal. Dan menghilangkan racun dalam tubuh.
Mau Sehat dan Menyehatkan Minum Air Izaura
Mau Meraih Penghasilan Besar, Membantu Kesehatan Semua Orang dan Memiliki Bisnis Yang Mudah Anda Jalankan dengan Modal 350 ribu s.d 500 ribu.
Mau Meraih Penghasilan Besar, Membantu Kesehatan Semua Orang dan Memiliki Bisnis Yang Mudah Anda Jalankan dengan Modal 350 ribu s.d 500 ribu.
Berminat Hub Mukhtar, A.Pi HP. 081342791003
Cari Kos Kosan di Kota Kendari ini tempat
Menerima pesanan
Kanopi, Pagar Besi, Jendela
dengan Harga
Murah dengan Sistim Panggilan.
Miliki Kavling tanah
di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bima di GRIYA GODO PERMAI BIMA
Berminat Hub 081342791003
Tidak ada komentar:
Posting Komentar