03 September, 2010

Wakil PM Malaysia: Pekerja Indonesia Tak Terpengaruh

Liputan6.com, Putrajaya: Wakil Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin percaya tenaga kerja Indonesia yang mencari makan di Malaysia tidak akan terpengaruh oleh panggilan pulang ke Indonesia. Ia memberikan komentar terkait panggilan oleh Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang mengajak mereka untuk kembali ke Indonesia, serta tidak lagi bekerja di Malaysia. Demikian pernyataan Muhyiddin di Putrajaya, Malaysia, Kamis (2/9).

Ia mengatakan, "Saya percaya sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang menghargai apa yang telah kita lakukan untuk membantu mereka. Kami juga sangat menghargai pelayanan mereka untuk Malaysia. Bahkan, jika mereka kembali ke Indonesia, tidak ada jaminan dari Bendera bahwa mereka akan mendapatkan pekerjaan dan memperoleh penghasilan."

Lebih jauh Muhyiddin mengatakan, semua isu yang beredar di antara kedua negara akan dibahas pada pertemuan tingkat menteri luar negeri Malaysia dan Indonesia di Kota Kinabalu, Malaysia, Senin pekan mendatang.

Muhyiddin diminta untuk mengomentari kutipan dari laporan sebuah surat kabar di Indonesia. Koordinator Bendera Mustar Bona Ventura Manurung menyatakan bahwa Indonesia sedang mencari cara untuk mengambil kembali sekitar dua juta warga yang bekerja di Malaysia. Selain itu, Indonesia juga akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Kuala Lumpur untuk menjaga kedaulatannya.(ANS/Bernama)

Tidak ada komentar: